Satgas Yonarmed 12 Kostrad Bersama Kemenag Belu Berbagi Santunan 'Jumat Berkah'

  • 30 Mei 2026 07:45 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed 12 Kostrad kembali menggelar aksi sosial "Jumat Berkah" di wilayah Kabupaten Belu, NTT. Giat terlaksana atas kolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Belu membagikan santunan bagi warga kurang mampu.

Kegiatan kemanusiaan ini berpusat di Kampung Tini, Kelurahan Manuaman, Kabupaten Belu, NTT pada Jumat, 29 Mei 2026. Sebanyak 20 warga dhuafa dan janda tua menerima bantuan tersebut dengan sangat antusias.

Aksi sosial ini dihadiri oleh perwakilan Satgas Pamtas dan Penyuluh Agama Islam Kemenag Belu. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh tokoh agama setempat, H. Abdurrahman Muhtar, S.Ag.

Proses pembagian santunan 'Jumat Berkah' oleh anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed 12 Kostrad bersama Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama Kabupaten Belu, Jumardi, S.Kom.I (peci hitam) kepada warga dhuafa dan janda tua di Kampung Tini, Kelurahan Manuaman, Kabupaten Belu, NTT. (Foto: Dok. Jumardi, S.Kom.I)

Sambutan sekaligus arahan disampaikan oleh Perwira Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed 12 Kostrad, Kapten Adriadi selaku Perwira Pembina Mental (Pabintal). Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI, serta bentuk pengamalan nilai-nilai Sapta Marga dan 8 Wajib TNI.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menjaga kedaulatan negara di garis perbatasan," ujarnya. "Tetapi juga untuk hadir di hati masyarakat."

Berbagi rezeki pada hari Jumat merupakan bentuk kasih sayang kepada saudara di perbatasan. Pihak Satgas berkomitmen menjalankan kegiatan humanis ini secara berkelanjutan demi kebahagiaan warga.

Proses pembagian santunan 'Jumat Berkah' anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed 12 Kostrad kepada warga dhuafa dan janda tua di Kampung Tini, Kelurahan Manuaman, Kabupaten Belu, NTT. (Foto: Dok. Jumardi, S.Kom.I)

"Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan," kata Kapten Adriadi. "Karena melihat senyum bahagia ibu dan bapak sekalian adalah kebahagiaan terbesar bagi kami."

Proses pembagian paket santunan dilakukan dengan metode berkeliling langsung ke rumah-rumah warga. Sistem ini dipilih agar bantuan tepat sasaran sekaligus menjalin kedekatan emosional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam Kemenag Belu, Ustadz Jumardi, S.Kom.I, Ustadzah Sri Handayana Muthalib, S.Ag,. Hadir pula perwakilan anggota Satgas Pamtas lainnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....