Komunitas O'of Tilun Hadir Bangun Kampung lewat Pendidikan Alternatif

  • 29 Mei 2026 17:58 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Berawal dari kesadaran bahwa dirinya berasal dari kampung, Founder Komunitas O'of Tilun di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Neno Anderias Salukh berkeinginan untuk kembali membangun kampung halamannya setelah menyelesaikan pendidikan kuliah.

Hal ini disampaikannya kepada RRI Atambua, Jumat 29 Mei 2026, tentang mimpi besarnya beranjak dari berbagai ketinggalan dalam proses pendidikan. Sebab dirinya meyakini kemauan yang kuat, akan berbuah manis jika diiringi usaha perbaikan sumberdaya manusia.

Neno mengatakan, Komunitas Belajar O'of Tilun awalnya dibuka pada Juli 2020 sebagai taman bacaan bagi masyarakat dan anak-anak di desa. Namun seiring perkembangan waktu, komunitas tersebut berkembang menjadi wadah pendidikan alternatif dengan metode pendekatan kontekstual.

"Anak-anak diajak belajar berdasarkan pengalaman kehidupan sehari-hari yang mereka alami langsung di lingkungan sekitar. Mereka belajar tentang budaya, makanan tradisional, pakaian adat, juga nilai kehidupan masyarakat disini," katanya.

Ia menjelaskan, komunitas tersebut terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar tanpa memandang usia, baik anak-anak, remaja, maupun orang tua. Namun hingga saat ini, peserta yang paling banyak mengikuti kegiatan belajar berasal dari kalangan anak-anak.

Berbagai program terus dijalankan oleh Komunitas O'of Tilun, terutama di bidang pendidikan. Selain menyediakan ruang belajar, komunitas tersebut juga berupaya mencari donatur bagi anak-anak kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan mereka.

"Tidak hanya fokus pada pendidikan, komunitas ini juga mengajak anak-anak muda untuk terlibat dalam kegiatan pertanian produktif supaya mereka bisa punya penghasilan sendiri dibanding harus menganggur," ujarnya

Ia berharap masyarakat desa memiliki pengetahuan dan kemampuan yang tidak kalah dengan masyarakat perkotaan. Ia juga berharap semakin banyak anak muda yang memiliki kepedulian untuk kembali membangun desa dan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan serta potensi lokal yang dimiliki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....