Simon Kamlasi Harap Dapur MBG di Alor Harus Beri Manfaat Nyata Bagi Masyarakat

  • 22 Jun 2026 08:05 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Percepatan pembangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Alor terus dilakukan guna mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Meski demikian, kualitas bangunan tetap menjadi perhatian utama agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Tenaga Ahli Bidang Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Brigjen TNI (Purn) Simon Petrus Kamlasi (SPK), menegaskan seluruh dapur MBG yang dibangun harus memenuhi standar mutu terbaik atau Grade A. Hal tersebut disampaikannya saat berdiskusi dengan Perhimpunan Jurnalis Alor di Simfony Hotel Alor. Kamis, 18 Juni 2026

"Kita harus mengejar kualitas Grade A. Yang terpenting, dapur-dapur ini segera hadir untuk melayani masyarakat sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi warga di sekitar lokasi pembangunan," ujar SPK.

Menurutnya, pembangunan dapur MBG tidak boleh hanya mengejar target penyelesaian semata, tetapi harus memperhatikan kualitas pekerjaan mulai dari konstruksi bangunan, penggunaan material, hingga kesiapan fasilitas pendukung. Dengan kualitas yang baik, dapur MBG akan mampu memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Saat ini, sebanyak 16 unit dapur MBG tengah dibangun di Kabupaten Alor. Dari jumlah tersebut, enam unit ditargetkan segera diluncurkan dan mulai beroperasi dalam waktu dekat. Salah satu yang diproyeksikan menjadi dapur pertama yang beroperasi adalah dapur MBG di Desa Bana, Kecamatan Pantar Timur.

SPK menjelaskan, pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap proses pembangunan agar seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. Selain memastikan kualitas bangunan, pihaknya juga mendorong keterlibatan masyarakat lokal sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas.

"Yang kita bangun bukan hanya dapur, tetapi sebuah fasilitas yang nantinya akan melayani masyarakat dan sekaligus menjadi penggerak ekonomi di desa. Karena itu kualitasnya harus benar-benar dijaga," katanya.

Ia berharap kehadiran dapur MBG di Kabupaten Alor dapat menjadi fondasi penting dalam mendukung program makan bergizi gratis sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kualitas yang terjaga dan dukungan masyarakat, program tersebut diyakini mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....