Anak Muda Didorong Ambil Peran Bangun Desa Berbasis Teknologi

  • 29 Mei 2026 12:50 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Kepala Desa Toang Pantar Tengah, Habibi Alan Maley, menilai generasi muda memiliki peluang besar untuk membawa perubahan dalam pembangunan desa, terutama melalui pemanfaatan teknologi. Menurutnya, banyak anak muda yang telah menempuh pendidikan tinggi dan memiliki berbagai kemampuan yang dapat diterapkan untuk mempercepat kemajuan desa.

Habibi mengatakan karakter dan pilihan hidup anak muda tidak dapat disamaratakan. Sebagian masih mengikuti tren, sementara yang lain telah memikirkan masa depan dan bentuk pengabdian yang ingin diberikan kepada masyarakat. Karena itu, ia menilai penting bagi generasi muda untuk mengambil peran nyata di tengah masyarakat.

“Anak muda mempunyai konsepnya banyak. Salah satunya adalah desa hari ini diurus dengan teknologi. Sehingga kalau misalkan anak muda yang mungkin saja punya konsepnya banyak soal teknologi, mereka bisa asah konsep teknologi ini menjadi desa yang berbasis teknologi. Saya pikir anak muda sudah harus ambil panggung ini untuk bagaimana supaya mengambil peran itu untuk belajar dan menata kampung halaman,” ujar Habibi. Jumat, 29 Mei 2026.

Meski demikian, ia mengakui tantangan terbesar yang dihadapi pemimpin muda adalah minimnya pengalaman, khususnya dalam bidang birokrasi pemerintahan. Menurutnya, pengalaman tersebut harus dibangun melalui proses belajar, baik dari praktik langsung maupun dari para tokoh yang telah lebih dahulu berkecimpung dalam pemerintahan.

“Tantangan yang paling berat buat anak muda adalah belum punya pengalaman. Harus belajar dengan birokrasi atau belajar dengan orang-orang yang berpengalaman sehingga kemudian kepemimpinan itu tidak pincang. Kita pimpin desa itu bukan hanya soal pimpin masyarakatnya, tapi pimpin karakter masyarakatnya,” katanya.

Dalam menjalankan kepemimpinan di Desa Toang, Habibi melihat banyak potensi yang dapat dikembangkan. Desa yang memiliki karakter wilayah pesisir dan pegunungan itu didominasi masyarakat yang bekerja sebagai nelayan. Menurutnya, peluang ekonomi masyarakat perlu diperkuat melalui pengembangan usaha, kreativitas, dan kegiatan ekonomi produktif lainnya.

Ia menambahkan kondisi efisiensi anggaran yang saat ini terjadi menuntut pemerintah desa untuk lebih inovatif dalam mencari solusi pembangunan. Karena itu, pemerintah desa tidak hanya berperan sebagai penyelenggara pemerintahan, tetapi juga sebagai penggerak lahirnya berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Habibi berharap kehadirannya sebagai kepala desa muda dapat menghadirkan gagasan baru yang mendorong masyarakat lebih mandiri. Ia menegaskan pembangunan desa tidak boleh hanya bergantung pada pemerintah, tetapi harus didukung oleh kreativitas dan inovasi masyarakat agar potensi desa dapat berkembang secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....