Ribuan Umat Muslim di Atambua Khusyuk Laksanakan Salat Idul Adha
- 27 Mei 2026 08:50 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Ribuan umat Muslim di Atambua, Kabupaten Belu, mengikuti pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah dengan penuh khusyuk di pelataran Plaza Perijinan Atambua, Rabu 27 Mei 2026, Sejak pagi hari, kawasan pelaksanaan salat telah dipadati jamaah yang datang dari berbagai wilayah di Kota Atambua dan sekitarnya untuk bersama-sama menunaikan ibadah hari raya kurban tersebut.
Pelaksanaan Salat Idul Adha berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Jamaah tampak memenuhi area pelataran plaza sambil mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil yang menggema sejak sebelum pelaksanaan salat dimulai. Suasana kebersamaan begitu terasa di tengah masyarakat Muslim di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste itu.
Pada pelaksanaan Salat Idul Adha tahun ini, bertindak sebagai imam utama adalah Ustadz Rizalul Ghima, sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Ustadz Adam Hairul, serta bilal dipercayakan kepada Ustadz Ahmad Muqowim. Ketiganya memimpin jalannya ibadah dengan penuh kekhusyukan sehingga seluruh rangkaian salat berlangsung lancar hingga selesai.
Dalam khutbahnya, Ustadz Adam Hairul mengajak seluruh umat Muslim untuk kembali merefleksikan makna Idul Adha sebagai momentum pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan total kepada Allah SWT. Ia menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi menjadi pengingat atas keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah tanpa keraguan.
“Idul Adha mengajarkan kepada kita tentang pentingnya memberikan pengorbanan terbaik kepada Allah SWT. Ketundukan dan keikhlasan Nabi Ibrahim serta Nabi Ismail menjadi pelajaran besar bagi umat Islam untuk selalu taat menjalankan perintah Allah tanpa penolakan,” ujar Ustadz Adam Hairul dalam khutbahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa umat Muslim saat ini menghadapi berbagai persoalan dan tantangan kehidupan, baik dalam bidang ekonomi, sosial, maupun moral. Karena itu, momentum Idul Adha diharapkan dapat memperkuat keimanan dan ketakwaan umat agar tetap istiqamah menjalankan ajaran agama di tengah berbagai perubahan zaman.
Menurutnya, umat Islam harus tetap meyakini bahwa Allah SWT akan selalu memberikan pertolongan dan keberkahan bagi hamba-hamba-Nya yang taat dan berserah diri. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan semangat pengorbanan sebagai dasar dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, saling peduli, dan penuh persaudaraan.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Ustadz Adam Hairul juga mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama mendoakan umat Muslim yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Doa dipanjatkan agar seluruh jamaah haji diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
Pelaksanaan Salat Idul Adha di Kabupaten Belu tahun ini tidak hanya dipusatkan di pelataran Plaza Perijinan Atambua. Sejumlah masjid di wilayah tersebut juga menggelar salat berjamaah, di antaranya Masjid Al Huda Atapupu dan Masjid Al Ikhlas Halilulik. Seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan penuh nuansa persaudaraan antarumat Muslim.
Momentum Idul Adha di wilayah perbatasan Kabupaten Belu juga menjadi simbol kuatnya toleransi dan kebersamaan masyarakat. Warga Muslim tampak saling bersilaturahmi usai pelaksanaan salat, sementara panitia kurban mulai mempersiapkan proses penyembelihan hewan kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Atambua tahun ini menjadi gambaran semangat persatuan umat Muslim dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama di tengah kehidupan masyarakat perbatasan yang harmonis dan damai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....