Komunikasi Orang Tua dan Sekolah Dinilai Penting Bentuk Karakter Anak

  • 18 Mei 2026 00:26 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Komunikasi antara orang tua dan lembaga pendidikan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membangun karakter anak dan mencegah krisis moral di kalangan remaja. Hal itu disampaikan Tokoh Akademik Kabupaten Alor, Dr. Abdullah R.S. terkait pentingnya pendidikan karakter.

Menurutnya, keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak dalam membentuk nilai moral, spiritual, dan kebiasaan hidup sehari-hari. Namun peran keluarga tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan sekolah dan lingkungan sosial yang sehat.

“Memang benar madrasah pertama adalah rumah dan keluarga menjadi tempat utama pendidikan anak. Tetapi keluarga juga tidak bisa mengontrol anak selama 24 jam karena anak memiliki lingkungan lain seperti sekolah, kelompok belajar, dan komunitasnya,” ujar Dr. Abdullah. Jumat, 15 Mei 2026.

Ia menjelaskan bahwa kontrol terhadap anak harus dibangun melalui komunikasi dua arah antara orang tua dan pihak sekolah. Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pengawasan dan komunikasi terkait perkembangan anak di sekolah.

Namun ia menilai komunikasi yang terjalin selama ini masih lebih banyak berkaitan dengan urusan administratif dan aktivitas sekolah sehari-hari. Padahal, kata dia, perhatian terhadap kondisi psikologis dan karakter anak juga perlu menjadi perhatian utama dalam proses pendidikan.

“Setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang membutuhkan perhatian khusus dan sentuhan emosional tertentu agar merasa diperhatikan oleh guru dan sekolah. Karena itu komunikasi antara orang tua dan sekolah perlu diperkuat supaya pendidikan karakter dari rumah tidak terputus ketika anak berada di sekolah,” katanya.

Selain itu, Dr. Abdullah juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak di rumah maupun di luar lingkungan keluarga. Ia mengajak masyarakat untuk membiasakan anak dengan kegiatan positif dan menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat agar tidak berkembang menjadi kebiasaan buruk yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....