okoh Akademik Alor Sebut Kontrol Diri Kunci Mencegah Krisis Moral Remaja

  • 18 Mei 2026 00:12 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Kesadaran moral dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah meningkatnya konflik dan kekerasan di kalangan remaja. Hal itu disampaikan Tokoh Akademik Alor, Dr. Abdullah R.S. terkait pentingnya pendidikan karakter dalam mencegah krisis moral di Kabupaten Alor.

Menurutnya, persoalan moral yang terjadi saat ini menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga orang tua dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa langkah preventif harus dilakukan jauh sebelum sebuah konflik atau tindak kekerasan terjadi.

“Pemerintah memang memiliki kewajiban memberikan perlindungan kepada masyarakat sesuai regulasi yang ada. Tetapi kalau masyarakat sendiri belum siap dengan apa yang kita inginkan bersama, maka hasilnya akan nihil. Karena itu kontrol dan langkah preventif harus dimulai dari diri kita masing-masing,” ujar Dr. Abdullah. Jumat, 15 Mei 2026.

Ia menjelaskan, banyak persoalan sosial muncul karena seseorang kehilangan kontrol terhadap dirinya sendiri. Mengutip pandangan tokoh pendidikan karakter modern Thomas Lickona, Dr. Abdullah mengatakan krisis moral terjadi ketika kesadaran moral seseorang mulai melemah sehingga memicu meningkatnya kekerasan, hilangnya rasa hormat, hingga perilaku yang tidak jujur.

Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang harus dimiliki setiap individu, yakni pengetahuan moral, kesadaran moral, dan perilaku moral. Ketiga hal tersebut dinilai saling berkaitan dan harus dibangun secara seimbang agar seseorang mampu mengendalikan diri dan tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.

“Kalau seseorang memiliki moral yang baik, dia akan meninggalkan sesuatu yang dianggap tidak baik. Kalaupun terpengaruh lingkungan, dia bisa memfilter dan mengontrol dirinya sendiri. Karena itu spiritualitas, intelektualitas, dan emosional harus berjalan seimbang,” katanya.

Dr. Abdullah juga menekankan bahwa pendekatan persuasif tetap penting dilakukan dalam menangani persoalan remaja, namun harus disesuaikan dengan kondisi dan karakter masing-masing individu. Ia berharap pembinaan moral, penguatan spiritual, serta pengawasan orang tua dapat terus diperkuat agar generasi muda di Alor tumbuh dengan karakter yang baik dan tidak mudah terjerumus dalam tindakan kekerasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....