Belajar di TPA Berdasar Tingkat Kemampuan

  • 14 Mei 2026 21:57 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Proses pembelajaran di lembaga keagamaan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Syubbanul Wathon Kalabahi sengaja dibagi menjadi dua kelompok utama berdasarkan tingkat kemampuan membaca para santri.

"Kegiatan itu kami bagi dua kelompok, pertamanya itu kegiatannya Ikroh kemudian kelompok yang berikut lagi kelompoknya Al-Quran." Demikian dijelaskan pimpinan taman pendidikan Al-Quran (TPQ) Syubbanul Wathon Kalabahi, Aminah B.Narang, kepada rri.co.id, Kamis 14 Mei 2026.

Meskipun menghadapi tantangan dari gempuran gawai, pengajar memiliki metode tersendiri untuk mengontrol kehadiran anak melalui para guru di sekolah.

"Prinsip saya itu pokoknya komunikasi bersama guru agama kemudian guru agamanya periksa kehadiran anak untuk mengikuti kegiatan mengaji di TPQ," tuturnya.

Kegiatan sore hari yang berlangsung selama dua jam tersebut selalu diawali doa bersama guna menanamkan nilai adab mulia.

Secara Khusus para santri perempuan juga sangat antusias saat diajak mengikuti berbagai kegiatan seni budaya islami maupun perlombaan antar kelas selain kegiatan utama.

Dukungan penuh dari orang tua murid menjadi kekuatan utama bagi sang pimpinan untuk terus semangat mengajar secara tunggal setiap sore.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....