Semarak Hardiknas di Batas WVI Belu Hadirkan Lomba Kreatif dan Rekrut Wakil Anak
- 12 Mei 2026 15:05 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program Belu bersama Pemerintah Kelurahan Beirafu menggelar berbagai lomba kreatif bagi anak usia 1 hingga 10 tahun. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap tumbuh kembang anak-anak di wilayah tapal batas.
Beragam lomba seperti merangkak, memindahkan bola, mewarnai, menggambar, hingga menyanyi, disambut antusias oleh anak-anak yang mengikuti kegiatan di GOR L.A Bone, Kabupaten Belu,pada Selasa (12/5/2026). Selain menjadi ajang menyalurkan bakat, kegiatan ini juga menciptakan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak,
Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” kegiatan ini tidak sekadar perayaan, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan WVI dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak di daerah perbatasan.
Area Program Manager AP Timor Perbatasan WVI, Rikardus Wawo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaring wakil anak yang nantinya akan didampingi melalui program kemitraan dengan donor internasional. Dukungan ini mampu mendorong peningkatan kesejahteraan anak secara berkelanjutan.

Menurutnya, WVI telah membangun kolaborasi dengan tiga kelurahan di Kabupaten Belu, yakni Umanen, Beirafu, dan Tulamalae, dengan target menjangkau 3.000 anak. Saat ini, sebanyak 1.020 anak dari Kelurahan Umanen dan 510 anak dari Kelurahan Beirafu telah terdata sebagai penerima manfaat, sementara sisanya akan dilengkapi di Kelurahan Tulamalae.
“Anak-anak ini akan mendapatkan pendampingan melalui dukungan donor yang difasilitasi, sehingga kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi dengan lebih baik,” ujar Rikardus.
Ia menegaskan, WVI berkomitmen menghadirkan perubahan melalui tiga pendekatan utama, yakni pemberdayaan masyarakat, advokasi untuk mendorong kebijakan yang berpihak pada anak, serta respons tanggap darurat dalam situasi krisis.
Lebih lanjut, WVI memfokuskan intervensi pada empat sektor penting, yaitu kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan perlindungan anak. Pada sektor kesehatan, WVI mendorong pemenuhan gizi dan layanan kesehatan yang layak. Di bidang pendidikan, WVI berupaya meningkatkan kualitas literasi dan numerasi anak.
Sementara itu, pada sektor ekonomi, penguatan kesejahteraan keluarga menjadi prioritas agar kebutuhan anak dapat terpenuhi secara optimal. Di sisi lain, perlindungan anak juga menjadi perhatian serius, mengingat masih ditemukannya kasus kekerasan dan penelantaran anak di lapangan.
“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci dalam memastikan setiap anak di wilayah perbatasan mendapatkan haknya untuk tumbuh, belajar, dan hidup dengan layak,” tutup Rikardus Wawo.

Senada Ketua Panitia Silvester Ola, S.H Senada dengan itu, Ketua Panitia, Silvester Ola, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong partisipasi aktif anak-anak dalam menyalurkan bakat dan kemampuan mereka sejak dini.
Melalui berbagai perlombaan seperti merangkak, memindahkan bola, mewarnai, menggambar, hingga menyanyi, anak-anak diberikan ruang yang positif untuk berkembang, belajar, serta membangun kepercayaan diri demi menunjang tumbuh kembang yang optimal. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....