Jalan Rusak Masuk Dusun Warga Korbau Belu Pertanyaan Perhatian Pemerintah

  • 11 Mei 2026 14:18 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Warga dusun Korbau Desa Leosama Kabupaten Belu mengungkapkan kekesalan tidak adanya perhatian pemerintah akan akses jalan masuk ke perkampungan.

Pasalnya akses jalan masuk ke lokasi perkampungan hingga saat ini hanya jalan tanah belum beraspal. diperparah jalan penghubung dari Wehor Desa Kabuna Belu sepanjang kurang lebih 2 Km tersebut dalam kondisi rusak berat banyak berlubang tidak kunjung di perbaiki.

Warga pun mengungkapkan kekesalan dan menganggap Pemerintah Daerah dan DPRD Belu dari periode ke periode hanya banyak janji. Janji itu disampaikan berbalut agenda politik saat masa kampanye Pemilu, datang ke lokasi dusun memberikan harapan kepada masyarakat memperjuangkan penyediaan air bersih dan membuka akses jalan memadai, tetapi setelah terpilih tidak pernah terealisasi.

Ketua Rt 10 Dusun Korbau Rofinus Mau Bere menyampaikan hal tersebut saat disambangi rri.co.id di lokasi dusun Sabtu 2 mei 2026.

“Banyak janji saja selama ini, pemerintah Daerah juga DPRD. Belum aspal minimal timbun pakai sertu itu harga berapa palingan 4 ret. Kerja begitu sudah bisa membantu warga perbaiki jalan rusak jangan janji janji terus,” kata Rofinus Mau.

Ia mengungkapkan persolaan mendasar paling dirasakan masyarakat selain akses jalan juga menyangkut sarana layanan air bersih.

Selama ini warga dusun bergantung kepada 1 sumber mata air. Memenuhi kebutuhan hidup memasak mandi cuci warga pun menimnba air. Di kala musim kemarau panjang mengering terpaksa membeli tangki air, harga lumayan mahal Rp120 ribu per tangki.

Ia mengatakan menjawab krisis air bersih Dinas Pekerjaan Umum PUPR Belu sempat melakukan pengeboran air bawah tanah pada 2025 baru lalu. Proyek tersebut sepertinya mandek dikarenakan hal teknis belum diketahui kendala, pengeboran tidak dilanjutkan padahal belum memperoleh sumber air.

“PUPR datang lakukan pengeboran kami tahu tetapi pulang kami tidak tahu. Proyek berhenti tetapi air belum mengalir padahal kami butuh sekali, selama ini krisis air bersih,” ucap Rofinus Mau

Warga pun berharap adanya perhatian pemerintah terhadap dua persoalan akses jalan dan air bersih yang memang sangat dibutuhkan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....