Efisiensi Anggaran Pengaruhi Program Rumah Layak Huni Alor

  • 07 Mei 2026 12:46 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Program pembangunan rumah layak huni di Kabupaten Kalabahi pada beberapa tahun terakhir lebih difokuskan pada peningkatan kualitas rumah dibanding pembangunan baru. Pemerintah menilai rehabilitasi rumah dinilai lebih efektif untuk membantu masyarakat yang masih memiliki hunian namun dalam kondisi kurang layak.

Ketika diwawancara Rri Atambua melalui telepon Rabu, 6 Mei 2026 Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Alor, Dominikus Salmau, ST, M.A.P menjelaskan, sebagian besar program saat ini diarahkan pada perbaikan rumah masyarakat agar kualitas tempat tinggal menjadi lebih baik dan aman ditempati.

“Dalam beberapa tahun terakhir ini lebih banyak rehab untuk peningkatan kualitas rumah layak huni. Pembangunan baru memang tidak terlalu banyak,” ujarnya

Dominikus Salmau, ST, M.A.P mengatakan kebijakan efisiensi anggaran pada tahun 2025 hingga 2026 turut berdampak pada jumlah unit rumah yang dapat dibangun maupun direhabilitasi tahun ini. Meski demikian, pemerintah tetap berupaya agar bantuan rumah bagi masyarakat tetap berjalan.

“Terus terang dengan adanya pelaksanaan efisiensi anggaran tentu berdampak pada jumlah unit rumah yang dipenuhi di tahun ini,” katanya.

Lanjutnya, Selain dukungan pemerintah daerah, program bantuan rumah juga masih mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Pemerintah berharap masih ada peluang tambahan program reguler maupun bantuan lainnya untuk masyarakat Kabupaten Alor.

Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan dan rehabilitasi sebanyak 50 unit rumah yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Alor. Saat ini proses persiapan program terus dilakukan, sementara data penerima bantuan telah ditetapkan melalui proses verifikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....