Kodim 1618/TTU-Warga Percepat Progres Jembatan Kiuola

  • 30 Apr 2026 19:38 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara, terus menunjukkan capaian menggembirakan. Pada Kamis, 30 April 2026, pekerjaan telah memasuki fase krusial. Struktur jembatan mulai tampak tegak dan menjadi simbol nyata percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Personel Kodim 1618/TTU bersama warga setempat tampak kompak melaksanakan pemasangan tiang pylon pada sisi utara. Tahapan ini merupakan bagian penting dalam konstruksi jembatan karena berfungsi sebagai penyangga utama yang menentukan kekuatan dan keseimbangan bangunan secara keseluruhan.

Kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat Desa Kiuola menjadi energi utama dalam mendorong percepatan pembangunan jembatan gantung Garuda yang telah dinantikan selama 80 tahun lebih. Sehingga warga tak ingin ketinggalan melainkan secara aktif, membantu pengangkatan material hingga mendukung proses perakitan struktur. Kolaborasi tersebut menciptakan suasana kerja yang penuh semangat, sekaligus memperlihatkan eratnya hubungan antara TNI dan rakyat.

Secara terpisah, Komandan Kodim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto S.E. menyampaikan bahwa capaian progres pembangunan jembatan gantung Garuda saat ini merupakan hasil kerja kolektif yang solid. “Kami terus mengoptimalkan setiap tahapan pekerjaan dengan mengedepankan kualitas dan keselamatan.

"Dukungan masyarakat terhadap pembangunan jembatan gantung Garuda menjadi faktor penting dalam percepatan fasilitas publik itu. Karena selama ini, sebagian masyarakat terutama anak sekolah terisolasi saat banjir sehingga mereka tidak bisa sekolah. Dengan kolaborasi ini maka target penyelesaian jembatan gantung ini dapat tercapai sesuai rencana,” ujar Letkol Arm Prasetyo.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program strategis yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui TNI Angkatan Darat, yang pelaksanaannya dipercayakan kepada Kodim 1618/TTU.

"Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat konektivitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan berdirinya struktur awal jembatan yang semakin kokoh, harapan besar pun tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda nantinya diyakini akan membuka dan memperlancar akses transportasi masyarakat, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta mempermudah mobilitas anak-anak sekolah dan warga", ujar Letkol Arm Prasetyo (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....