Kekurangan Seragam tetapi Semangat Paskibra Kecamatan Musi TTU Tak Surut
- 18 Agt 2026 10:26 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Semangat anak-anak di kawasan perbatasan Indonesia-Timor Leste khususnya Kecamatan Musi Kabupaten Timor Tengah Utara, tetap tinggi saat upacara kemerdekaan. Meskipun mereka menghadapi keterbatasan fasilitas dan seragam. Perjuangan di wilayah terluar menunjukkan rasa cinta tanah air yang kuat melampaui kemewahan perayaan di pusat kota Jakarta.
Kekurangan seragam Paskibra dialami oleh siswa-siswi SMK Negeri Oeolo, Kecamatan Musi saat HUT ke 81 RI tahun 2026. Karena jumlah personil Paskibra sebanyak 60 orang, ternyata hanya pasukan 8 yang memakai atribut Paskibra sedangkan 52 pasukan lainnya hanya mengenakan seragam sekolah.
Koptu Samuel Malo Kaka, dari kesatuan Kodim 1618/TTU Koramil 02 Miomafo Barat menyampaikan bahwa ia bersama dua rekannya serta Bhabinkamtibmas mendampingi anak-anak Paskibra Kecamatan Musi dari Siswa siswi SMK Oeolo dengan jumlah 60 orang pengibar bendera
Koptu Samuel mengatakan bahwa kondisi di perbatasan meskipun masih banyak kendala serta kekurangan dalam mempersiapkan anak-anak, untuk HUT ke-81 RI tetapi semangat mengibarkan sang merah putih tetap berkobar sehingga kekurangan seragam tidak menjadi halangan untuk mereka.
"Kendala kami di perbatasan yakni ketersediaan seragam Paskibra. Karena dari 60 anggota Paskibra yang bertugas hanya pasukan delapan saja yang memakai seragam Paskibra dan pasukan lainnya terpaksa menggunakan seragam sekolah. Namun itu tidak menyurutkan semangat kami untuk melaksanakan tugas pengibaran bendera merah putih di daerah perbatasan," kata Koptu Samuel.
Natalia Oematan, siswa SMK Negeri Oeolo sangat terharu serta berterimakasih karena dari sekian banyak anak di Kecamatan Musi, ia bisa terpilih sebagai pembawa Baki bendera merah putih, untuk dikibarkan di Kecamatan Musi Perbatasan RI-RDTL.
Natalia mengatakan meskipun personil Paskibra berjumlah 60 anggota, tetapi hanya tim 8 yang menggunakan seragam Paskibra termasuk dirinya selaku pembawa Baki. Sedangkan rekan Paskibra yang lain mengunakan seragam sekolah, namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk menuntaskan tugas yang mereka emban", kata Natalia.
Ia juga menyampaikan harapan supaya pada tahun-tahun mendatang Paskibra di Kecamatan Musi Kabupaten TTU bisa mendapatkan seragam layaknya Paskibra di kota-kota besar. Sebab semangat anak-anak di perbatasan tak pernah surut dan sangat antusias menjalankan tugas sebagai Paskibra (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....