Keamanan Anak Perempuan di Alor Jadi Sorotan Aktivis dalam Edukasi Masyarakat

  • 26 Apr 2026 20:35 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Aktivis perempuan Alor, Bunda Yusfira Abdurahman, menyoroti kasus dugaan pelecehan yang dialami seorang anak perempuan di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut sangat memprihatinkan karena menimpa anak usia sekolah dasar yang seharusnya fokus pada pendidikan.

Menurutnya, anak tersebut mengalami kejadian tidak menyenangkan saat pulang sekolah, seperti diikuti oleh orang dewasa, ditarik tasnya, hingga dikejar. Kondisi ini menimbulkan rasa takut dan trauma bagi korban.

“Itu sangat menyedihkan, karena anak kecil yang seharusnya hanya belajar, justru harus mengalami hal seperti diikuti, ditarik tasnya, bahkan dikejar,” ujar Bunda Yusfira. Sabtu, 25 April 2026.

Sebagai seorang guru, ia mengambil langkah dengan mengawal anak tersebut saat pulang sekolah. Selain itu, ia juga memastikan anak tersebut tidak pulang sendirian, melainkan bersama teman-temannya untuk menjaga keamanan.

Ia menilai bahwa kasus serupa kemungkinan tidak hanya terjadi pada satu anak saja, tetapi bisa dialami oleh banyak anak lain yang memilih untuk diam karena takut atau tidak berani berbicara. Lebih lanjut, ia mengajak orang tua untuk meningkatkan kesadaran dalam mendidik dan melindungi anak-anak, termasuk memberikan pemahaman tentang bahaya kekerasan dan pelecehan sejak dini.

“Saya mau bilang kepada orang tua, kehadiran anak adalah tanggung jawab kalian. Anak harus dijaga dan dididik agar tahu mana yang benar dan salah, serta dilindungi dari hal-hal seperti ini,” tegasnya.

Di sisi lain, ia juga memberikan pesan kepada generasi muda agar berani berbicara dan tidak takut menyampaikan pengalaman mereka. Ia menekankan bahwa keberanian tersebut penting sebagai bagian dari proses belajar dan upaya melindungi diri, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya kesetaraan gender dan perlindungan anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....