Yonarmed 12 Kostrad Amankan 47 Ball Tembakau di Jalur Ilegal Perbatasan
- 20 Apr 2026 10:17 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID Atambua - Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Pos Salore berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 47 (empat puluh tujuh) ball tembakau di jalur tidak resmi, Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, pada Jumat 17 April 2026, sekitar pukul 18.55 Wita.
Dansatgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, S.H., M.Han., menyampaikan bahwa Keberhasilan ini merupakan hasil dari pelaksanaan patroli rutin yang dilaksanakan secara intensif di wilayah perbatasan.
Dansatgas pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa para pelaku dan barang bukti sempat di bawa ke pos satgas di Salore hingga berita ini diturunkan para pelaku telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Atambua untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Ketika melaksanakan patroli, personel Satgas menemukan tiga orang mencurigakan yang membawa karung di jalur tidak resmi. Setelah dilakukan pengamanan, petugas berhasil mengamankan para pelaku beserta barang bukti berupa 47 ball tembakau yang dikemas dalam tiga karung. Selanjutnya, para pelaku diamankan ke Pos Salore untuk pemeriksaan lebih lanjut dan dilaporkan secara berjenjang kepada komando atas. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, diketahui para pelaku merupakan warga negara Timor Leste yang diduga hendak membawa tembakau secara ilegal melintasi batas negara. Barang bukti kemudian dibawa ke Mako Satgas pamtas, sementara para pelaku diserahkan ke Kantor Imigrasi Atambua untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku."Ujar Dansatgas.
dr. Erlan Wijatmoko lebih lanjut menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata keseriusan Satgas dalam menjaga kedaulatan wilayah serta menindak tegas segala bentuk pelanggaran lintas batas.
Ia menegaskan, setiap tindakan yang dilakukan oleh prajurit di lapangan telah dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, pengawasan akan terus diperketat dan masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal yang dapat merugikan kedua negara serta mengganggu stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....