Penanganan Dampak Banjir Terhadap Pertanian

  • 17 Apr 2026 16:35 WIB
  •  Atambua

RRI. CO. ID, Atambua – Sebagai langkah pencegahan pembudidayaan tanaman pangan yang terdampak bencana alam penyuluh pertanian TTU memiliki peran penting. Kegiatan yang dilakukan dengan memberikan edukasi bagi para petani cara penanganan tanaman yang terdampak bencana.

Yang disarankan bagi petani cara mengaplikasikan pupuk organik agar tanaman yang rusak bisa kembali bertumbuh secara baik. Hal tersebut dikatakan Yohanes B. Datoalin penyuluh pertanian Kecamatan Biboki Tanpah Kabupaten TTU kepada rri.co.id, Rabu 15 April 2026.

“ Di kecamatan kami Biboki Tanpah baru-baru ini di Desa Oekopa ada tanaman padi yang terdampak banjir. Di saat seperti ini kami penyuluh hadir untuk bersama-sama menangani tanaman yang rusak akibat banjir dengan memberikan edukasi dan proses penanganannya,” ucap Yohanes B. Datoalin.

Jenis pupuk organik yang direkomendasikan adalah Eko Enzim sebagai pupuk berbahan dasar organik yang ramah lingkungan. Penggunaan pupuk ini sebagai langkah memulihkan tanaman yang rusak agar kembali tumbuh secara normal.

“ Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan pupuk organik eco enzim untuk kembali memulihkan lingkungan yang dan tanaman yang terdampak banjir. Untuk kelompok tani di Kecamatan kami juga hampir semua sudah bisa memproduksi eco enzim secara mandiri” tuturnya.

Kehadiran para penyuluh pertanian di tengah masyarakat yang terdampak bencana banjir sebagai bentuk dukungan peningkatan ketahanan pangan di TTU.

"Untuk ketahanan pangan sebagai program Nasional jadi apa pun keadaan petani setiap hari pasti kami selalu berada ditengah meraka," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....