Kesadaran Masyarakat di Atambua Membuang Sampah pada Tempatnya Masih Rendah

  • 09 Apr 2026 16:04 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Rendah kesadaran masyarakat menjaga lingkungan bersih masih menjadi persoalan tersendiri dalam penanganan sampah di Kabupaten Belu.

Persoalan sampah bukan saja di wilayah perkotaan, kebiasaan buruk oknum masyarakat membuang sampah sembarangan tempat termasuk di lokasi pantai saat berwisata..

Padahal di area pantai Utara Kabupaten Belu beberapa lokasi obyek wisata mulai ramai pengunjung. Salah satu fokus perhatian pengelola adalah hal kebersihan pantai perlu di jaga.

Sudah tersedia bak penampung, tetapi oleh pengunjung terkesan tidak dimanfaatkan secara baik sampah yang ada di buang sembarangan tempat. .

Faktor penyebab adalah kesadaran oknum masyarakat tidak peka terhadap kebersihan lingkungan pesisir pantai.

Pengelola tempat wisata Pantai Aufuik Desa Dualaus Maksimus Sefatu kepada rri.co.id Kamis 9 April 2026 mengeluhkan adanya buangan sampai di sekitar pesisir pantai.

Ia mengungkapkan kebiasaan masyarakat saat berkunjung setelah menikmati minuman dan makanan, bingkisan yang ada tidak dikumpulkan atau di taruh di tong penampung tetapi dibuang begitu saja. Kebanyakan adalah sampah plastik berupa botol minuman dan bingkisan makanan dan harus dibersihkan.

"Kesadaran pengunjung belum ada, padahal sudah sediakan tempat sampah tetapi belum ada kesadaran taruh ditempatnya tetapi buang-buang saja, ini yang kendala,” kata Maksimus.

Sejauh ini belum ada Upaya penataan karena masalah sampah. Biasanya kata Maksi dari Instansi Pemerintah yang datang bersihs ampah di sekitar tepi pantai. “belum ada penataan karena masalah kesadaran warga akan kebersihan, ini ada dari Dinas biasa kegiatan Jumat bersih ke sini,” katanya menambahkan.

Obyek wisata pantai Teluk Gurita Atambua kini ramai pengunjung. Apalagi lokasi di maksud bersebelahan Patung Bunda Maria Segala Bangsa, destinasi wisata rohani kini menjadi daya tarik tersendiri pengunjung baik lokal maupun Mancanegara di saat hari libur.

Agar tetap memberikan daya tarik bagi pengunjung salah satu hal perlu mendapatkan perhatian adalah kebersihan. Diketahui ratusan bahkan diperkirakan di atas seribu wisatawan dari Negara Timor Leste tercatat dalam setahun datang ke lokasi sekedar menikmati pesona pantai juga berdoa di Patung Bunda Maria.

"Kita jadi kurang enak ada juga wisatawan mancanegara seperti banyak dari Timor Leste, kalua dipertontonkan sampah berserakan bagaimana?,” ujarnya.

Di lokasi tempat wisata sudah tersedia bak penampung sampah tinggal kesadaran setiap pengunjung memanfaatkan.

Biasanya dari pemerintah melalui dinas tertentu mengadakan bhakti sosial membersihkan sampah di sepanjang area pesisir. Aksi nyata tersebut sudah ikut membantu menjaga kebersihan lingkungan pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....