Sampah Bertebaran di Gor Atambua Petugas Pertanyakan Tanggungjawab Pengguna
- 07 Apr 2026 19:44 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Sampah terlihat berserakan di lokasi Gedung Olahraga (Gor) L. A. Bone Atambua dibiarkan begitu saja sehingga harus dibersihkan petugas.
Sampah berupa plastik minuman botol aqua, bingkisan makanan dan lain sebagainya, terlihat berserakan. Paling banyak di lorong gedung, bagian depan pintu masuk sehingga perlu dibersihkan.
Keberadaan sampah plastik dibuang sembarangan oleh pengguna gedung baik para atlet atau pun masyarakat umum saat menonton pertandingan.
Selepas kegiatan pertandingan seharusnya oleh panitia penyelenggara membersikan sampah yang ada secara keseluruhan minimal memungut, namun sepertinya tidak langsung dilakukan.
Dinas Kependidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu sesuai ketentuan mengeluarkan surat ijin bagi setiap pengguna (penyelenggara) kegiatan. Tercantum point perihal keamanan serta kebersihan menjadi tanggung jawab pengguna, namun ketentuan di maksud menyangkut kebersihan sepertinya di abaikan.
Petugas kebersihan Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Belu Beni Luis ditemui rri.co.id Senin 30 Maret 2026 mengeluhkan kondisi yang ada.
“Kadang pungut sampah hanya di bagian dalam gedung saat bertanding di lorong atau luar tidak di bersihkan. Ada penyelenggara seperti pihak Gereja juga tidak pungut secara keseluruhan, banyak sampah plastik ada bingkisan makanan kta harus bersihkan,” kata Luis.
Sebenarnya menjadi tanggungjawab kata Luis selepas pertandingan adalah pengguna (penyelenggara-red) kegiatan.
“Pertangungjawaban biasanya sebelum, saat berlangsung dan selepas kegiatan harus bersihkan memang. Supaya kegiatan kemudian gedung sudah bersih tinggal pakai,” ucapnya menambahkan.
Gedung Olahraga (GOR) L. A. Bone Atambua fasilitas olahraga dan serba guna utama untuk agenda skala daerah. Di dalam termasuk tribun penonton bagian atas semuanya di pastikan harus bersih, pekerjaan tidak ringan petugas yang membersihkan.
Senada diutarakan Yuven Asa petugas yang setiap hari membersihkan Gor Atambua turut mengeluhkan fasilitas Wc di dalam gedung terkesan tidak terurus.
Begitupun menyangkut daun pintu utama masuk gedung salah satunya rusak belum diperbaiki, hal ini menyangkut keamanan menjadi perhatian petugas.
"Pungut sampah dibagian lain dibiarkan. Di tribun penonton bagian atas di pintu depan juga ditinggalkan terpaksa kami bersihkan, masalah air juga ada wc umum rusak,” kata Yuven.
Terdapat tiga orang petugas dinas pendidikan mengelola Gedung Olahraga Atambua.
Setiap hari bertugas membersihkan dan juga menjaga keamanan. Selain iven pertandingan fasilitas olahraga yang ada dipastikan setiap hari digunakan untuk kegiatan latihan seperti cabang olahraga karate, pencak sikat, futsal, voli, juga agenda pelajar dan masyarakat umum.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....