Cammino Santa Maria Pertama di Timor, Panggilan Merawat Lingkungan

  • 04 Sep 2026 19:22 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Ribuan umat paroki Lurasik, umat Kapela Bunda Kristus Ekafalo, Rombongan Himpunan Bersatu Teguh (HBT) umat Paroki Katedral Atambua serta rombongan Bupati Belu, Wakil Gubernur Papua Tengah hadir mengikuti Cammino Santa Maria Ekafalo-Lurasik pada 3 September 2026.

Ribuan peziarah berjalan kaki mengitari alam sepanjang 27 KM dari Kapela Ekafalo,Kecamatan Insana hingga Gareja Santa Maria Goreti Paroki St.Petrus dan Palus Lurasik.

Cammino Santa Maria adalah sebuah ziarah lintas alam diselenggarakan untuk mengguh iman umat agar terpanggil, mempererat hubungan dengan Tuhan, merawat alam dan menjalin hubungan dengan sesama.

Dalam ziarah lintas alam ini, peserta berjalan dalam kelompok sambil berdoa dan bernyanyi.

Uniknya, peserta juga diberi kantong plastik sampah dan memungut sampah sepanjang perjalanan sebagai aksi nyata menjaga lingkungan.

Ziarah lintas alam Cammino Santa Maria ini disponsori oleh Himpunan Bersatu Teguh (HBT) pimpinan Bapak Andreas Sofiandi.

Diwawancarai saat ditemui di tengah rute ziarah, Bapak Andreas Sofiandi mengatakan, ziarah yang diselenggarakan merupakan sebuah prosesi iman dimana umat diajak untuk mencitai lingkungan dan merawat alam di tengah derasnya bencana ekologis.

"Ini merupakan Cammino pertama yang kita selenggarakan di Indonesia Timur dengan rute sepanjan 27 KM dengan perserta terbanyak," kata Andreas.

Dalam perjalanan ziarah Cammino ini, peserta melewati tujuh pos persinggahan sebelum tiba dan ziarah ditutup dengan misa yang dipimpin Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dominikus Saku,Pr.

Sebelumnya peserta ziarah dilepas oleh Bupati Timor Tengah Utara, Falentinus Dellasale Kebo dan Bupati Belu Willybrodus Lay di Kapela Ekafalo.

Ketua Panitia Cammino Santa Maria Ekafalo-Lurasik Marselinus Manek melaporkan, umat yang termibat dalam ziarah lintas alam Cammino Santa Maria Ekafalo-Lurasik mencapai 2.148 dengan peziarah yang berjalan kaki sebanyak 1.108 orang.

"Atas nama panitia, para Pastor dan seluruh umat Paroki St.Petrus dan Paulus Lurasik, kami sampaikan terima kasih berlimpah kepada Bapak Andreas dan Tim HBT yang telah menaru perhatian besar kepada Umat Paroki Lurasik," ujar Marcel diwawancarai di sela-sela kegiatan Cammino.

Ziarah Cammino Santa Maria Ekafalo yang diselenggaralan ini berhasil mencatat rekor di Museum Rekor Indonesia(MURI) yang diterima langsung oleh Uskup Atambua Mgr. Domukus Saku, Pr usai perayaan misa penutupan ziarah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....