Pastor Paroki Wini Himbau Masyarakat Hindari Penyelundupan Ilegal

  • 06 Apr 2026 10:00 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Tokoh Agama di TTU mengajak masyarakat (Umat Katolik ) terutama pelaku penyelundup barang ilegal, untuk berkolaborasi dengan aparat menghentikan penyelundupan barang ilegal melalui jalur tidak resmi. Karena penyelundupan barang ilegal dapat merugikan negara dan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Pastor Paroki Wini, Romo Yoris Samuel Giri, Pr saat memimpin misa Paskah pada Minggu 5 April 2026.

Dalam upaya ini, Romo Yoris menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak terlibat dalam kegiatan ilegal yang dapat merusak ekonomi dan keamanan negara", ujar Romo Yoris.

"Pada momentum Paskah tahun 2026 maka sebagai umat Katolik harus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, PLBN, Imigrasi dan Becukai supaya menjaga bangsa dan tanah air Indonesia. Umat Katolik sebagai manusia Paskah wajib menghayati Paskah dengan benar sehingga tidak menyelundupkan barang ilegal melalui jalur ilegal karena membahayakan gereja Katolik dan bangsa Indonesia maupun Timor Leste", ujar Ketua Pastor Pelayanan Rohani militer polisi Katolik Keuskupan Atambua ini.

Romo Yoris, juga mengajak masyarakat untuk melaporkan kegiatan penyelundupan kepada aparat berwenang. Pasalnya penyelundupan barang ilegal memiliki dampak serius, termasuk kerugian ekonomi dan ancaman keamanan. Karena itu, kerjasama antara masyarakat dan aparat sangat penting untuk menghentikan kegiatan ilegal ini.

"Sebagai umat Katolik dan manusia Paskah, maka perlu adanya kerjasama antara pemerintah dan aparat keamanan demi tanah air yang kita cintai Indonesia mulai dari titik nol Indonesia yakni Wini tercinta. Semoga ke depan Indonesia makin dipulihkan dari politik dan ekonominya terkhusus daerah perbatasan", ujar Romo Yoris.

Sementara Kristoforus Bifel, salah satu masyarakat yang diwawancarai awak media menyampaikan bahwa sebagai warga perbatasan antara Wini-Timor Leste pihaknya sangat mendukung himbauan yang dikeluarkan oleh Romo Yoris Giri. Sebab masyarakat sebagai warganegara Indonesia yang baik maka harus taat terhadap hukum sehingga tidak boleh melakukan penyelundupan ilegal.

Semua pihak perlu bekerjasama supaya menghindari penyelundupan dan hal-hal yang merugikan Indonesia, teristimewa sepanjang garis perbatasan Indonesia-Timor Leste. Sehingga suasana kehidupan masyarakat TTU di sepanjang garis pantai Wini dapat berjalan dengan baik dan penuh persaudaraan. Hal-hal yang tidak berkenan perlu dihindari sehingga masyarakat terhindar dari jeratan hukum", ujar Kristoforus (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....