Aktivis Soroti Bencana Sosial di Kalabahi Timur

  • 31 Mar 2026 19:10 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Aktivis Perempuan Alor, Therince Loisa Mau, menyoroti berbagai persoalan sosial yang terjadi di Kelurahan Kalabahi Timur, Kabupaten Alor. Ia menyebut kondisi tersebut sudah masuk kategori bencana sosial yang membutuhkan perhatian bersama.

Menurutnya, persoalan yang muncul tidak hanya tawuran antar remaja, tetapi juga kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di lingkungan masyarakat. Situasi ini dinilai memerlukan keterlibatan semua pihak, mulai dari keluarga hingga pemerintah setempat.

Therince menjelaskan, penanganan persoalan sosial seharusnya dimulai dari langkah pencegahan melalui pengawasan dan penjagaan oleh orang tua serta lingkungan. Penindakan oleh aparat, kata dia, merupakan langkah terakhir setelah upaya pencegahan tidak berjalan.

“Kalau kita melihat kejadian yang ada, kita sebenarnya sedang berada dalam bencana sosial. Bencana sosial itu perlu tiga aspek, yaitu pengawasan, penjagaan, dan terakhir penindakan,” kata Therince Loisa Mau. Jumat, 27 Maret 2026.

Ia menambahkan, kondisi yang terjadi di Kalabahi Timur menunjukkan adanya berbagai kasus serius yang membutuhkan perhatian bersama. Beberapa kasus bahkan menyangkut kekerasan dalam rumah tangga serta kekerasan terhadap anak.

“Tidak hanya tawuran, di Kalabahi Timur juga ada kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bahkan ada kasus orang tua kandung yang menyetubuhi anaknya sendiri,” ujarnya.

Therince berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah wilayah dan aparat keamanan, dapat bersinergi dalam mencegah terjadinya kasus-kasus serupa di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....