Pastor Paroki Mamsena Minta Pemda TTU Membangun Jalan
- 23 Mar 2026 19:00 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Pastor Paroki Mamsena, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten TTU meminta pemerintah daerah untuk membangun jalan di wilayah yang dilayaninya. Wilayah tersebut mencakup 12 desa yang memiliki jalan rusak parah, sehingga umat Kristiani kesulitan mengakses pelayanan urgent dari Pastor Paroki, seperti Sakramen Minyak Suci yang membutuhkan waktu cepat tetapi tidak dapat dilakukan karena kondisi jalan sangat sulit. Hal ini disampaikan Pater Krispianus Leo, SVD saat diwawancarai awak media pada Minggu 22 Maret 2026.
Menurut Pater Krispianus, Umat di Paroki Mamsena, Kecamatan Insana Barat yang jauh seperti wilayah Nain atau Sekon kalau membutuhkan pelayanan Sakramen Minyak Suci maka tidak dapat dilayani. Karena jalan rusak parah, padahal umat Katolik yang minta Sakramen Minyak Suci itu sakit dan sekarat sehingga sangat membutuhkan Sakramen itu sebelum menghadapi ajal", kata Pater Krispianus.
"Jalan yang rusak parah ini membuat umat Kristiani kesulitan menghadiri misa atau menerima sakramen, terutama saat musim hujan. Sehingga sebagai Pastor Paroki Mamsena, saya bersama umat (masyarakat) berharap pemerintah dapat membantu memperbaiki jalan ini agar pelayanan spiritual maupun pelayanan publik dapat berjalan lancar," kata Pater Krispianus.
Dikatakan Pater Krispianus bahwa, ia telah melayani umat di Paroki Mamsena selama 5 tahun belakangan tetapi jalan di wilayah Kecamatan Insana Barat tidak tersentuh pembangunan. Bahkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Mamsena sangat terganggu ketika merujuk pasien ibu hamil. Karena jalan rusak maka ketika Puskesmas Mamsena mau merujuk pasien ke RSUD Kefamenanu itu sulit dan sebelum tiba di rumah sakit rujukan justru ibu hamil sudah melahirkan di atas Ambulance karena akses sulit", ujar Pater Krispianus.
Ditambahkan Pater Krispianus bahwa, sambil menanti pembangunan jalan dari Pemda TTU maka solusi yang dilakukan masyarakat Insana Barat adalah bekerja bakti dan menutup jalanan yang berlubang. Sehingga memudahkan akses masyarakat maupun pelayanan gereja, pemerintahan maupun akses masyarakat ke fasilitas kesehatan.
Pater Krispianus juga menitip perjuangan masyarakat Kecamatan Insana Barat melalui 7 orang DPRD TTU yang berasal dari Dapil Insana supaya memperjuangkan infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Sebab Insana Barat memiliki potensi pertanian seperti jagung, padi dan hasil bumi tetapi sulit dipasarkan ke Kota Kefamenanu karena masih terhambat akses jalan (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....