Generasi Muda Perbatasan Hindari Hal Negatif

  • 23 Mar 2026 15:33 WIB
  •  Atambua

RRI. CO. ID, Atambua – Sebagai generasi muda di wilayah perbatasan perlu menghindari isu-isu yang berbau negatif. Seperti isu intoleransi, provokasi memecah belah persatuan dan kesatuan.

Disarankan juga agar menghindari hal seperti perkelahian, mengkonsumsi miras, nongkrong dijalan, menciptakan keributan dan lainya. Demikian dikatakan Melfridus Kali ketua Badan Eksekutif mahasiswa STIFIP Fajar Timur Atambua kepada rri.co.id, Sabtu, 22 maret 2026.

“Kita sebagai pemuda di wilayah perbatasan perlu menunjukan jati diri bangsa Indonesia dengan melakukan hal-hal baik. Seperti menghindari hal-hal yang berkaitan dengan isu sarah, membuat keributan, perjudian dan masih banyak lagi,” kata Melfridus Kali .

Menjelang masa prapaskah serta umat muslim merayakan idul fitri sebagai pemuda perlu berpartisipasi dalam perayaan-perayaan hari besar keagamaan tersebut. Ini sebagai bentuk kontribusi positif yang menunjukan jati diri generasi muda yang baik untuk bangsa Indonesia.

“ Saat ini kita merayakan hari besar keagamaan, seperti perayaan hari raya Nyepi, perayaan Idul fitri serta umat Kristen dalam masa prapaskah. Dengan hari besar keagamaan kita berperan aktif bagaimana untuk menyukseskan kegiatan-kegiatan tersebut,” tutur Melfridus Kali.

Diharapkan kedepan agar masing masing anak muda memiliki kesadaran diri untuk menciptakan hal positif. Dukungan dari berbagai pihak pun penting seperti dari pihak keluarga, lingkungan sekitar, pemerintah, agama dan lainnya.

“Untuk kami anak muda perlu mendapat dukungan juga bila kami salah, ada yang bisa mengarahkan kami biar kami tidak salah jalan nanti,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....