Para Kafilah Diminta Harumkan Nama TTU di Ajang MTQ Tingkat Provinsi NTT
- 19 Jun 2026 07:30 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Bupati Timor Tengah Utara yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan, Drs. Kristoforus Ukat, melepas Kafilah/Perwakilan Musabaqah Tilawatil Qur'an TTU untuk mengikuti kegiatan MTQ tingkat Provinsi NTT ke-31 di Kota Mbay Kabupaten Nagekeo. Pelepasan para peserta MTQ sebanyak 6 orang berlangsung di ruang kerja Bupati pada Kamis 18 Juni 2026.
Pada kesempatan itu, Kristoforus mengatakan bahwa para peserta LPTQ bukan sekadar utusan, melainkan mereka adalah duta TTU. Sebab para Kafilah itu telah terpilih untuk mengemban amanah besar di tanah Nagekeo. Anak-anak ini telah melewati berbagai tahapan pembinaan dan seleksi, sehingga dipercaya menjadi duta terbaik TTU dalam ajang MTQ tingkat Provinsi NTT", ujar mantan Kadis Kominfotik ini.
"Karena itu, Pemkab dan seluruh masyarakat TTU berharap agar para Kafilah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan sehingga bisa menampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, jaga nama baik TTU dengan menunjukkan akhlak yang mulia", ujar Kristo.
Menurutnya bahwa kegiatan MTQ memiliki makna yang sangat penting. Ini MTQ bukan sekedar ajang perlombaan membaca, memahami dan menghafal Al Qur'an, melainkan menjadi wahana pembinaan mental, spiritual, dan moral umat Islam khususnya generasi muda.
"Di tengah derasnya arus digital saat ini, para Kafilah TTU, masih memilih mencintai Al-Qur’an, mencintai qira’ah, tahfidz, tafsir, fahmil, syarhil, kaligrafi. Ini bukti bahwa TTU tidak kekurangan generasi qur’ani.
Harus diakui saat ini, kita semua menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan. Arus informasi yang bergerak tanpa batas memberi banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut juga membawa dampak negatif yang dapat mempengaruhi karakter, moral, dan perilaku generasi muda sehingga perlu disikapi dengan bijaksana", kata Kristo.
Lebih jauh ia menekankan bahwa, berbagai persoalan seperti penyalahgunaan media sosial, penyebaran informasi yang tidak benar, pergaulan bebas, hingga menurunnya minat generasi muda terhadap nilai-nilai agama menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Sehingga diperlukan upaya yang berkelanjutan supaya membentengi generasi muda agar memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama.
Sementara salah satu peserta MTQ, yakni Adi Kurniawan menyampaikan bahwa ia bersama para Kafilah lainnya bangga bisa terpilih mewakili daerah ini dan tentunya akan membanggakan TTU pada ajang MTQ tingkat Provinsi NTT di Nagekeo. Karena telah mempersiapkan diri selama 3 bulan penuh bersama peserta lainnya sebelum berangkat ke Mbay.
Secara pribadi, Kurniawan menargetkan juara di lomba Tilawatil Qur'an (membaca Al Qur'an) karena telah mengikuti MTQ sebanyak 3 kali, sehingga ia ingin juara di Nagekeo untuk mengharumkan nama TTU (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....