Kasus Rabies Kucing Pertama di Belu
- 18 Mar 2026 12:06 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Sebanyak 11 warga di Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, menjadi korban gigitan seekor kucing yang diduga terinfeksi rabies pada Sabtu hingga Minggu (pekan Lalu). Peristiwa tersebut terjadi di RT 12 Kelurahan Manumutin.
Berdasarkan kronologi, dua warga terlebih dahulu digigit pada Sabu, kemudian sembilan orang lainnya menjadi korban pada Minggu, sehingga total korban menjadi 11 orang.
Petugas segera menuju lokasi setelah menerima laporan pada Minggu malam, dengan bantuan Babhinkamtibmas, kucing tersebut berhasil diamankan dan langsung dibawah ke labiratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Belu, Agustinus, S.Pt, menjelaskan bahwa kasus rabies pada kucing tergolong jarang terjadi. Selama ini, penularan rabies ke manusia didominasi oleh anjing, yakni mencapai 95-98 persen.
"Kasus ini menjadi yang pertama di Kabupaten Belu, dimana seekor kucing menggigit hingga 11 orang," ujar Agustinus. Rabu 18 Maret 2026.
Sebagai langkah penanganan, Dinas Peternakan dan Perikanan langsung melakukan vaksinasi massal di wilayah terdampak. Vaksinasi difokuskan pada enam RT di Kelurahan Manumutin yakni RT 9 hingga 14.
Dari hasil pendataan, terdapat 180 ekor anjing dan 126 ekor kucing di wilayah tersebut. Namun, hewan yang berhasil di vaksinasi hanya 107 anjing dan 77 kucing atau sekitar 61 persen dari total populasi.
Agustinus menegaskan, cakupan vaksinasi tersebut masih di bawah standar pengendalian rabies, yang ideal, yakni minimal 70 persen.
"Ini masih sangat kurang, kita butuh minimal 70 persen agar penyebaran bisa ditekan," kata Agustinus.
Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat dan tokoh masyarakat, untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi serta memastikan hewan peliharaan divaksinasi. Selain itu, petugas terus melakukan perluasan wilayah vaksinasi di sekitar lokasi kejadian guna mencegah penyebaran rabies lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....