Konflik di Timur tengah Belum Ada Penundaan Penyelenggaraan Ibadah Haji

  • 08 Mar 2026 13:10 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Kepala kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Belu Haji Maskur Kadir, S. Sos. I. menjelaskan, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 masih sesuai tahapan belum ada pembatalan pemberangkatan di tengah memanasnya konflik peperangan Timur Tengah belum ada dampak penundaan kegiatan haji tahun ini.

Informasi haji disampaikan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia pengurusan jemaah haji untuk ibadah haji ke tanah suci Mekah sesuai ketentuan berjalan normal.

Pihaknya diminta tetap melakukan pelayanan persiapan-persiapan kepada setiap Jemaah. Seperti untuk cek kesehatan, bimbingan haji, mengurus kelengkapan dokumen, semua prosedur tetap dilakukan sesuai tahapannya. Hal ini disampaikan Haji Maskur Kadir saat konfirmasi rri.co.id, Kamis 5 Maret 2026.

"Penyelenggaraan ibadah haji disampaikan pihak Kementerian pusat hingga daerah tetap optimistis bahwa penyelenggaraan ibadah haji akan berjalan normal seperti biasa. Untuk kesiapan keberangkatan tetap dilakukan dikarenakan anggapan akan berjalan normal seperti tahun sebelumnya," kata Haji Maskur Kadir.

Ia mengungkapkan dalam waktu dekat sejumah 12 orang jemaah asal Kabupaten Belu ditambah 1 orang petugas akan melakukan vaksin folio. Sementara tahapan yang sudah dilakukan diikuti para jemaah dimulai dari kegiatan manasik haji selama lima hari, menjalani cek up kesehatan. Semua jemaah dinyatakan sehat sesuai kriteria layak, syarat wajib haji mencakup aspek fisik/kesehatan (Istitha'ah) untuk melaksanakan ibadah haji.

"Begitu pun Biaya Pelunasan Penyelenggaraan Haji (BPIH) semua lunas. Jemaah sudah melakukan suntik vaksin meningitis tinggal satu tahapan lagi yakni memperoleh vaksin folio," katanya menambahkan.

NTT masuk dua kloter pemberangkatan yakni 80 dan 81 Embarkasi Surabaya dan Kabupaten Belu tergabung kloter 80, ketentuan pemberangkatan dari tanah air ke Arab Saudi apabila tidak ada penundaan sesuai jadwal pada 12 Mei 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....