Wakil Bupati Alor Dorong Tokoh Masyarakat Aktif Redam Potensi Konflik Sosial

  • 31 Mei 2026 10:21 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo memimpin rapat khusus bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Alor guna membahas situasi pertikaian yang berkembang di tengah masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten I, pimpinan OPD, para camat, lurah, dan kepala desa dari sejumlah wilayah yang dinilai rawan terjadi gesekan sosial.

Pertemuan itu secara khusus melibatkan Camat Teluk Mutiara bersama para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Teluk Mutiara, serta Camat Alor Barat Laut, Camat Alor Tengah Utara, dan Camat Alor Barat Daya. Keterlibatan seluruh unsur pemerintahan dinilai penting agar penanganan persoalan dapat dilakukan secara menyeluruh hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah mendalami berbagai faktor yang menjadi pemicu pertikaian di masyarakat. Selain mendengarkan laporan dari para camat, rapat juga membahas evaluasi terhadap langkah-langkah penanganan yang selama ini dilakukan di lapangan untuk mencegah konflik semakin meluas.

Rocky Winaryo menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentolerir tindakan yang memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, pelaku utama dalam setiap pertikaian harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku agar memberikan efek jera dan rasa keadilan bagi masyarakat.

“Kami menegaskan bahwa terhadap pelaku utama dalam setiap tindakan yang memicu pertikaian harus ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum yang adil dan tegas sangat penting sebagai bentuk efek jera sekaligus memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” ujar Rocky Winaryo. Jumat,29 Mei 2026.

Selain penegakan hukum, Wakil Bupati Alor juga meminta seluruh camat, lurah, dan kepala desa agar lebih aktif melakukan langkah-langkah pencegahan di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik, deteksi dini terhadap potensi konflik, serta penyelesaian masalah dengan pendekatan persuasif dan kekeluargaan.

“Kami meminta seluruh camat, lurah, dan kepala desa untuk lebih aktif membangun komunikasi dengan masyarakat serta meningkatkan deteksi dini terhadap potensi konflik. Pendekatan persuasif dan kekeluargaan harus terus dikedepankan agar setiap persoalan bisa diselesaikan secara damai,” katanya.

Rocky juga menekankan pentingnya keterlibatan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, koordinasi lintas sektor bersama aparat keamanan harus terus diperkuat agar setiap potensi gesekan dapat segera diantisipasi sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kedamaian di Kabupaten Alor demi keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....