WBP Lapas Atambua Jalani Litmas Integrasi di Pos Bapas
- 04 Mar 2026 11:46 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Sebanyak 15 orang Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua menjalanj penelitian kemasyarakatan (litmas) yang dilaksanakan oleh Petugas Pembimbung Kemasyarakatan (PK Bapas) di Pos Bapas Atambua, Selasa 3 Maret 2026. Keberadaan Pos Bapas yang berlokasi di Lapas Atambua ini menjadi saranan meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelesaian litmas.
PK Bapas, Feby Baria tengah melakukan wawancara langsung terhadap penjamin dan warga binaan untuk menyampaikan keterangan dan klarifikasi terkait perkembangan diri serta kesiapan mereka untuk kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat. Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh dan akurat bagi petugas dalam menyusun rekomendasi Litmas.
Kepala Lapas (Kalapas) Bambang Hendra Setyawan menegaskan sinergi ini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan layanan yang akuntabel dan berintegritas.
"Pemberian hak Integrasi bukan semata-mata prosedur administratif, melainkan strategi pembinaan berkelanjutan untuk mendukung reintegrasi sosial yang bertanggung jawab dan aman bagi masyarakat. Seluruh proses dilakukan secara transparan, profesional, dan bebas dari pungutan liar," kata Hendra.
Salah seorang warga binaan, Yanto, mengikuti proses wawancara, menjawab setiap pertanyaan dengan baik, serta mencermati setiap masukan yang diberikan oleh PK.
"Dengan petugas datang langsung ke sini, saya bisa menjelaskan semua perkembangan pembinaan saya apa adanya. Ini membuat saya lebih tenang dan optimis bisa segera kembali berkumpul bersama keluarga untuk memperbaiki hidup," ujar Yanto.
Maria, salah satu penjamin, menyampaikan apresiasinya terhadap kemudahan layanan tatap muka ini. "Kami sangat berterima kasih karena semua urusan bisa diselesaikan dengan baik. Petugas juga bisa melihat langsung kesiapan kami sebagai keluarga tanpa ada hambatan jarak. Pelayanannya sangat jelas, cepat, dan sangat membantu kami," kata Maria.
Dengan terlaksananya Litmas yang akurat dan faktual, diharapkan para warga binaan yang nantinya mendapatkan hak integrasi telah benar-benar siap secara mental dan perilaku untuk kembali ke masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....