Radar dan Nelayan Perkuat Pengawasan Laut Alor

  • 26 Feb 2026 16:04 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Komandan Pos TNI Angkatan Laut Pulau Alor, Kapten Laut (P) Musliman, menegaskan pengawasan laut dilakukan melalui edukasi dan teknologi. Nelayan pesisir dilibatkan sebagai mitra pengawasan di wilayah perbatasan.

Menurutnya, TNI AL rutin mengumpulkan nelayan di Pantar, Kokar, dan Aimoli. Edukasi dilakukan agar masyarakat berani melapor jika melihat indikasi pengeboman atau illegal fishing.

“Kami berharap masyarakat pesisir dan nelayan dapat membantu. Jika melihat kapal yang mencurigakan atau hendak melakukan pengeboman, segera hubungi kami agar bisa dilakukan pengejaran,” ujarnya. Kamis, 26 Februari 2026.

Selain edukasi, Pos Maritain dilengkapi radar AIS untuk mendeteksi pergerakan kapal. Sistem tersebut mampu membaca bendera kapal, GT, asal, tujuan, hingga kecepatan.

“Radar kami selalu aktif. Jika AIS kapal menyala, kami bisa mendeteksi asal, tujuan, dan kecepatannya. Jika sarana kurang, kami laporkan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti dengan kapal yang lebih besar,” tegasnya.

Kapten Musliman menambahkan, dugaan penyelundupan barang melalui laut juga tetap diawasi. Jika ada laporan, pihaknya akan melakukan pengejaran meski diakui tidak selalu mudah menemukan pelaku di lapangan.

Ia menegaskan TNI AL tetap berkomitmen menjadi garda terdepan menjaga kedaulatan laut Alor. Sinergi dengan masyarakat dinilai penting untuk mencegah pelanggaran hukum di wilayah perbatasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....