Penanganan Jalan Noemuti Timur Secepatnya Dilajukan BPBD-PUPR
- 25 Feb 2026 21:11 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Bupati TTU angkat bicara soal longsor yang melanda desa Naob Kecamatan Noemuti Timur dan memutuskan akses jalan utama. Karena itu, ia meminta Plh kepala BPBD TTU Velismino Askeli supaya segera menaikan surat keadaan darurat sehingga jalan tersebut segera ditangani. Hal ini disampaikan oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo saat diwawancarai awak media di dusun Bioni Desa Oelami pada Selasa 24 Februari 2026.
Bupati Falent melanjutkan bahwa surat keadaan darurat dari BPBD itu, harus segera ada di mejanya. Sebab surat itu ditandatangani maka, menjadi titik awal untuk perbaikan dan penanganan serius, sehingga akses jalan dapat dibuka kembali dan masyarakat dapat beraktivitas normal.
"Desa Naob Kecamatan Noemuti Timur itu, memang sangat rentan terjadi bencana longsor hampir tiap tahun. Pasalnya pada tahun 2025 lalu terdapat 3 unit rumah masyarakat yang longsor tetapi telah dibangun kembali oleh Pemda TTU melalui Dinas PRKPP. Namun saat ini longsor lagi pada lokasi yang sama di RT 12 dan mengancam 11 unit rumah masyarakat sehingga perlu penanganan segera", ujar mantan TNI ini.
Lanjutnya bahwa khususnya Desa Naob Kecamatan Noemuti Timur itu perlu mitigasi bencana secara baik sebagai bentuk antisipasi. Selaku Bupati TTU, telah saya minta surat keadaan darurat secepatnya dari BPBD TTU, supaya penanganan longsor di Naob tidak berlarut-larut.
"Selaku Bupati TTU, saya tidak mau masyarakat Kecamatan Noemuti Timur itu terisolasi hanya karena longsor dan tindakan penanganan lambat. Maka surat tanggap darurat dari BPBD harus segera saya tandatangani. Supaya Dinas PUPR, BPBD dan kontraktor yang mengerjakan jalan di desa segera bekerja dan mengurai mobilitas masyarakat. Jadi saat ini prioritas Pemda TTU adalah menyelesaikan jalan di Desa Naob supaya aktivitas masyarakat berjalan normal", ujar Bupati Falent.
Terpisah Camat Noemuti Timur, Hironimus Rusae, S.Ip.,MAP mengatakan bahwa pada hari kedua (Rabu) pihaknya bersama personil TNI, BPBD dan masyarakat Desa Naob melanjutkan peningkatan jalan alternatif yang telah dibuka Dinas PUPR TTU tahun 2025 lalu. Cara peningkatan jalan alternatif yang mereka lakukan adalah memilih batu maupun kerikil kecil lalu menempatkan di jalan alternatif supaya tidak licin ataupun berlumpur saat dilintasi kendaraan bermotor maupun mobil. Karena kondisi jalan alternatif yang ada di desa tersebut sangat berlumpur dan sulit diakses masyarakat", ujar Hironimus (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....