Kreativitas Guru Jawab Tantangan Zaman

  • 25 Feb 2026 19:49 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Peran guru di Kabupaten Alor terus mengalami perubahan seiring perkembangan dunia pendidikan. Guru kini tidak lagi dipandang semata sebagai pengajar, tetapi sebagai fasilitator pembelajaran.

Guru SMAK St. Yoseph Kalabahi, Markus Kari, menegaskan bahwa guru memiliki tanggung jawab besar dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Sekolah disebutnya sebagai rumah kedua, sementara guru menjadi orang tua bagi para murid.

Menurutnya, peran tersebut mencakup mengajar, mendidik, melatih, membimbing, dan membina. Namun dalam praktiknya saat ini, guru dituntut menempatkan diri sebagai fasilitator yang mampu menjawab kebutuhan murid.

“Sebagai fasilitator artinya kita punya peran yang sangat penting hadir di tengah-tengah siswa atau murid. Apa pun yang dibutuhkan oleh murid, kita sebagai fasilitator harus menjawab itu,” ujar Markus Kari. Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menekankan bahwa nilai utama yang harus ditanamkan adalah karakter murid. Guru juga dituntut kreatif dan inovatif agar mampu menciptakan suasana belajar yang sesuai dengan perkembangan zaman, termasuk di tengah kemajuan teknologi seperti AI.

“Kalau dulu anak-anak nakal kita tindak, sekarang kita dituntut menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman. Tidak ada lagi kekerasan dalam bentuk apa pun, baik secara fisik maupun psikologis,” katanya.

Markus mengakui telah terjadi pergeseran besar dibanding masa lalu. Jika dahulu penegakan disiplin dilakukan dengan sanksi fisik dan mendapat dukungan orang tua, kini pendekatan pendidikan lebih menekankan perlindungan psikologi murid serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....