Cegah Kenakalan Remaja Dengan Pengawasan Bersama
- 22 Feb 2026 22:25 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Peran orang tua dalam membentuk karakter dan masa depan anak dinilai sangat strategis, terutama di tengah tantangan era digital dan maraknya kenakalan remaja. Dukungan keluarga menjadi faktor penting agar anak tidak terjerumus pada pergaulan negatif.
Analis Kebijakan Bimas Islam Kantor Kemenag Alor, Ust. Muhammad Arifuddin, menyebut anak-anak yang terlibat tawuran atau kenakalan remaja kerap menjadi pelaku sekaligus korban. Kurangnya perhatian orang tua dan lingkungan turut memengaruhi perilaku mereka.
“Sebenarnya mereka ini pelaku sekaligus korban. Korban karena kurangnya kepedulian orang tua dan masyarakat. Seharusnya anak itu kita anggap anak kita bersama,” katanya. Sabtu, 21 Februari 2026.
Ia menegaskan bahwa lingkungan yang peduli akan membentuk generasi yang lebih baik. Anak yang melakukan kesalahan perlu ditegur dan dibina, bukan dibela tanpa arah. Hukuman bagi anak tentu berbeda dengan orang dewasa karena masih dalam tahap pembinaan.
Selain itu, orang tua diminta tidak memaksakan kehendak terhadap pilihan dan bakat anak. Selama aktivitas yang dilakukan bersifat positif, dukungan keluarga justru akan membantu anak meraih keberhasilan.
“Didiklah anak sesuai dengan zamannya. Jangan memaksakan kehendak kita. Selama hobi dan aktivitas mereka positif, apa salahnya kita dukung,” kata Ust. Muhammad Arifuddin.
Ia menambahkan, memberikan ruang ekspresi seperti kegiatan musik, olahraga, atau aktivitas kreatif lainnya dapat menjadi solusi mengarahkan energi anak secara positif. Dengan dukungan dan keteladanan orang tua, anak akan lebih mudah berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....