Lapas Atambua Pasang CCTV Dapur Perkuat Pengawasan dan Cegah Gangguan Kantib
- 12 Jun 2026 08:15 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Menindaklanjuti perintah tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianro dalam memperketat pengawasan internal, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua bergerak cepat memperkuat sistem keamanan berbasis teknologi. Langkah konkret ini diwujudkan melalui pemasangan jaringan Closed Circuit Television (CCTV) terintegrasi di area dapur Lapas pada Kamis 11 Juni 2027, sebagai upaya mendeteksi dini sekaligus menutup rapat celah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Pemasangan kamera pengawas di titik krusial ini bertujuan untuk memastikan setiap pergerakan di area dapur terpantau secara penuh. Dapur merupakan salah satu area dengan aktivitas paling padat, mulai dari pengolahan bahan makanan hingga pendistribusian jatah makan bagi seluruh warga binaan.
Kepala Lapas (Kalapas) Atambua, Antonio Da Costa menyatakan bahwa penguatan sistem keamanan berbasis teknologi ini merupakan langkah wajib untuk memastikan seluruh aktivitas di dalam Lapas terpantau secara real-time.
"Ini adalah tindakan konkret yang terus kami lakukan untuk memperketat pengawasan. Area dapur memiliki kerawanan tersendiri karena berinteraksi langsung dengan peralatan memasak dan logistik. Melalui sentuhan teknologi ini, kita menutup celah dan mempersempit ruang gerak sekecil apa pun yang berpotensi memicu gangguan kamtib," kata Kalapas.
Ia juga menambahkan bahwa akselerasi penguatan sistem ini merupakan tindak lanjut langsung dari perintah Menimipas untuk melakukan pembenahan internal dan zero toleransi terhadap gangguan keamanan.
Senada dengan Kalapas, Kasubsi Perawatan Lapas Atambua, Yosef Siga, menjelaskan bahwa keberadaan CCTV ini sangat membantu jajarannya dalam memantau kualitas pelayanan harian, khususnya terkait pemenuhan hak makan dan minum warga binaan.
"Bagi kami di bidang perawatan, CCTV ini bukan sekadar alat keamanan, melainkan sarana quality control. Kami bisa memantau langsung dari ruang kerja apakah proses pengolahan makanan sudah higienis, bersih, dan sesuai dengan standar SOP yang telah ditetapkan," ujar Yosef Siga.
Manfaat ini juga dirasakan langsung oleh salah seorang warga binaan, Goris Bria yang bertugas sebagai koki di dapur Lapas. Ia mengaku merasa lebih tenang dan bersemangat dalam menjalankan tugas memasak setiap harinya.
"Adanya CCTV ini membuat kami merasa lebih aman dalam bekerja. Semua proses memasak jadi lebih transparan, dan kami juga lebih disiplin menjaga kebersihan dapur karena tahu semuanya dipantau langsung oleh petugas," kata Goris.
Langkah responsif Lapas Atambua dalam mengadopsi teknologi keamanan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem Lapas yang semakin aman, kondusif, dan transparan, sekaligus mewujudkan komitmen pelayanan pemasyarakatan yang prima. (AS)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....