KPH Alor Dorong Rehabilitasi Hutan
- 20 Feb 2026 03:51 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Kondisi hutan di Kabupaten Alor saat ini dinilai mengalami tekanan serius akibat deforestasi dan degradasi lahan. Alih fungsi lahan, penebangan liar, serta kebakaran hutan menjadi tantangan utama yang terus dihadapi.
Kepala Seksi Perencanaan dan Pengelolaan Hutan UPTD KPH Wilayah Kabupaten Alor, Nur Laila Tahir, menjelaskan dampak kerusakan hutan tidak hanya dirasakan pada lingkungan, tetapi juga kehidupan masyarakat. Kerusakan tersebut memicu erosi, banjir, dan hilangnya keanekaragaman hayati.
“Kondisi hutan di Kabupaten Alor saat ini umumnya mengalami tekanan akibat deforestasi atau hilangnya hutan secara permanen, serta degradasi karena penebangan liar dan kebakaran hutan, yang pada akhirnya menyebabkan erosi, banjir, dan hilangnya keanekaragaman hayati,” ujarnya. Kamis, 19 Februari 2026.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian hutan demi generasi mendatang. Menurutnya, menjaga hutan berarti menjaga sumber air dan keberlangsungan hidup anak cucu.
“Mari kita sama-sama menjaga kelestarian hutan. Jangan kita meninggalkan air mata untuk anak cucu, tetapi marilah kita tinggalkan mata air untuk anak cucu kita,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyebut dampak krisis iklim sudah sangat dirasakan masyarakat Alor, seperti curah hujan ekstrem, kekeringan berkepanjangan, penurunan debit mata air, hingga peningkatan suhu udara. Kondisi ini turut mengancam ketahanan pangan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Sebagai solusi, Dinas Kehutanan melalui UPTD KPH Wilayah Kabupaten Alor menjalankan program rehabilitasi hutan dan lahan, termasuk Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL), Kebun Bibit Rakyat(KBR), serta pengembangan perhutanan sosial dan agroforestry. Program tersebut bertujuan menyerap karbon, menjaga cadangan air tanah, meningkatkan keanekaragaman hayati, sekaligus memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....