Eks Pasien Kusta di TTU Dibekali Keterampilan Komplit

  • 18 Feb 2026 06:32 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - RSU Bunda Pembantu Abadi Naob, tidak hanya fokus pada pengobatan, tapi juga memberikan rehabilitasi sosial bagi pasien Kusta. Sehingga para pasien dibekali dengan keterampilan beternak dan bertani, supaya membantu pasien Kusta untuk menjadi mandiri dan produktif setelah sembuh. Hal ini disampaikan oleh Suster Maria Marcela, Pimpinan Yayasan Sosial ibu Anfrida Naob saat diwawancarai awak media usai pelayanan kesehatan gratis pada Sabtu 14 Februari 2026.

Menurut Suster Maria, sejak awal berdirinya RSU Bunda Pembantu Abadi Naob telah melayani 1.500 pasien Kusta. Tetapi para pasien tersebut telah sembuh dan kembali ke keluarga, sehingga yang masih dirawat itu sebanyak 30 orang. Sedangkan yang masih menjalani rehabilitasi di panti sosial sebanyak 26 orang.

"Tujuan dari rehabilitasi para pasien Kusta yang telah sembuh supaya mereka mendapatkan terapi lanjutan. Selain itu, eks para pasien itu dibekali pembuatan Rosario, pembuatan kaki palsu dan pelatihan bertani dan beternak. Setelah mereka mahir dari pelatihan tersebut maka eks pasien Kusta itu kembali ke keluarga dan hidup normal sekalian mengembangkan keterampilan yang dimiliki", kata Suster Maria.

Ini juga merupakan contoh pelayanan kesehatan yang holistik dan berempati, memberikan harapan baru bagi pasien Kusta untuk hidup dengan martabat. Semoga program ini dapat terus berkembang dan membantu lebih banyak orang", ujar Suster Maria.

Dikatakan Suster Maria bahwa, walaupun ribuan pasien sembuh tetapi selalu ada juga pasien Kusta yang bermunculan dari berbagai daerah. Terbaru itu, ada seorang dengan gejala Kusta di depan kantor PDIP TTU yang baru pulang merantau dari Bali. Tetapi perlu ada pemeriksaan lanjutan supaya dipastikan bahwa yang dialami itu Kusta basah atau kering sehingga pengobatannya tepat.

Karena kalau Kusta kering maka penderita harus minum obat selama 6 bulan tetapi kalau Kusta basah maka pengobatannya selama setahun. Tetapi kalau masuk pada level luka maka pengobatan memakan waktu lebih lama.

Suster Maria juga menyarankan supaya setiap orang harus sadar bahwa manusia itu mudah terkena penyakit termasuk Kusta. Karena itu, masyarakat yang terindikasi Kusta jangan cari dukun tetapi harus ke rumah sakit. Sebab obat Kusta di RSU Bunda Pembantu Abadi Naob itu disediakan pemerintah secara gratis. Selain itu, perlu adanya penyuluhan secara kontinyu di tiap puskemas sehingga tidak terlambat penanganan", kata Suster Maria (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....