Jembatan Ambruk Hambat Aktivitas Masyarakat di Desa Kaenbaun

  • 12 Feb 2026 08:17 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu-Hujan deras yang mengguyur Kabupaten TTU menyebabkan jembatan penghubung ke Desa Kaenbaun Kecamatan Miomafo Timur terputus, sehingga pemerintah desa dan masyarakat kesulitan melakukan pelayanan publik. Ini sangat menyulitkan, terutama untuk akses ke fasilitas kesehatan, sekolah, dan lain-lain. Hal ini disampaikan Seferinus Timo, selaku warga Desa Kaenbaun pada Kamis 12 Februari 2026.

Menurutnya, jembatan yang ambruk tersebut merupakan satu-satunya akses ke pemukiman warga maupun menuju Kantor Desa Kaenbaun. Jadi tidak ada alternatif lain yang bisa dilalui karena terhambat oleh di desa tersebut yang cukup lebar. Jembatan akses tunggal menuju PAUD Tunas Muda Kaenbaun serta beberapa pemukiman warga yang ada di seberang sungai.

"Semoga secepatnya ada perhatian dari Pemda TTU, karena jembatan ini merupakan satu-satunya akses jalan menuju ke Kantor Desa juga menuju PAUD dan beberapa rumah warga di seberang kali. Kejadian ini mengganggu aktivitas warga terutama yang ingin mendapatkan pelayanan di Kantor Desa juga menghambat anak-anak PAUD Tunas Muda serta beberapa warga yang tinggal di seberang kali," ujar Seferinus.

Ia mengisahkan bahwa, jembatan tersebut telah termakan usia sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi membuatnya ambruk. Selain itu, faktor konstruksi bangunan yang tidak memadai jadi pemicu ambruknya jembatan tersebut. Fasilitas publik ini dibangun pada tahun 2011 dengan anggaran dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MP) dengan pagu anggaran sekitar Rp.76 juta", ujar Seferinus.

Ia berharap, Pemda TTU dapat memberikan atensi terhadap ambruknya jembatan tersebut sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat terutama anak-anak PAUD serta serta warga lain yang ingin mendapatkan pelayanan di kantor Desa Kaenbaun.

Saat ini kami masyarakat Desa Kaenbaun hanya bisa pasrah dengan keadaan. Tapi kami tetap berharap, agar Pemda TTU melalui (BPBD) bisa membantu memperbaiki jembatan ini sehingga tidak menghambat aktivitas masyarakat terutama anak-anak PAUD serta aktivitas pemerintah desa maupun warga yang ingin mendapatkan pelayanan di kantor desa Kaenbaun," kata Seferinus (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....