Satgas TNI Hadirkan Jembatan Permudah Siswa ke Sekolah

  • 11 Feb 2026 18:33 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - TNI yang bertugas di wilayah perbatasan dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad sangat peduli dengan kebutuhan masyarakat khususnya anak-anak sekolah untuk akses jalan di Desa Saenam dan Desa Fatuneno, Kecamatan Miomafo Barat Kabupaten TTU.

Karena itu, Satgas Pamtas RI-RDTL membangun sebuah jembatan penghubung permanen dengan nama Alap-alap. Sebab selama ini jembatan tersebut hanya bermodalkan bambu. Saat ini sebuah jembatan penghubung kokoh berdiri sehingga memudahkan akses anak-anak sekolah dan masyarakat Desa Saenam maupun Fatuneno bepergian.Hal ini disampaikan oleh Dansatgas, Letkol Arh Endis Fahrul Rizal, saat peresmian jembatan tersebut pada Rabu 11 Februari 2026.

Menurut Letkol Arh Fahrul bahwa, selama ini jembatan Alap-Alap digunakan oleh anak-anak yang hendak menuju sekolahnya maupun aktivitas warga pada umumnya. Dulunya hanya jembatan bambu biasa dan cukup berbahaya bila dilewati anak-anak. Namun sekarang Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad telah merenovasi jembatan ini secara permanen sehingga dapat dilalui anak-anak maupun masyarakat dengan aman.

"Kehadiran TNI, selain menjaga keamanan perbatasan juga membawa manfaat besar bagi masyarakat dan memperkuat hubungan antara TNI dan warga. Alasan itulah jembatan Alap-Alap direnovasi oleh Satgas Pamtas RI-RDTL", ujar Letkol Arh Fahrul.

Dansatgas melanjutkan bahwa jembatan tersebut merupakan salah satu prasarana yang sangat penting di kedua desa itu dan digunakan warga serta anak sehari-hari. Sehingga mereka sebagai TNI di perbatasan ingin memastikan keamanan warga yang melintasinya dengan memberi perbaikan agar lebih layak dilewati."

Sementara salah satu warga Desa Saenam, Mundus Falo, yang menghadiri acara peresmian jembatan Alap-Alap merasa sangat senang dan terbantu. Sebagai masyarakat mereka merasakan kehadiran TNI lewat jembatan tersebut sebagai bentuk perhatian atas kehidupan mereka terutama anak-anak untuk pergi ke sekolah dan kembali dengan aman", ujarnya (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....