Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di Pelosok Alor
- 09 Feb 2026 15:26 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Akses terhadap jalan, listrik, serta air bersih di wilayah pelosok Kabupaten Alor hingga kini belum dirasakan secara merata.
Kepada Rri.co.id, Senin 09 Februari 2026, Gerakan Mahasiswa Pantar Timur (GEMPARTI) melaporkan banyak sekolah dasar dan menengah di pedesaan yang kondisinya sangat memprihatinkan tanpa adanya perhatian serius pemerintah.
"Sarana gedung dan peralatan sekolah serba terbatas sehingga menghambat proses belajar anak-anak di desa," ujar Ketua Gemparti Alor, Welem Sergius Mau melalui sambungan telepon.
Keterbatasan fasilitas pendidikan ini dikhawatirkan akan memutus rantai regenerasi pemimpin masa depan yang berasal dari wilayah pedesaan Alor.
Selain pendidikan, masalah kesejahteraan tenaga kerja juga menjadi sorotan, terutama mengenai upah rendah bagi tenaga kapal laut Alor.
"Gaji kerja di kapal hanya tiga ratus ribu per bulan, ini polemik besar yang butuh terobosan eksekutif maupun legislatif," katanya.
Lanjutnya, para mahasiswa menuntut pemerataan pembangunan agar keadilan sosial benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa ada pengecualian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....