Desa Duarato Pertahankan Warisan Budaya Hidup

  • 14 Sep 2026 06:07 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Desa Duarato - Belu terus menjaga warisan budaya hidup. Tradisi tenun, nyanyian, pangan lokal diwariskan lintas generasi hingga kini.

Daya Desa, Maria Melani Soi menegaskan Duarato Gie U Beigina (Warisan Ruang Hidup Desa Duarato) merupakan warisan hidup. Tradisi tersebut tetap dijalankan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari hingga sekarang.

“Duarato Gie U Beigina (Warisan Ruang Hidup Desa Duarato) adalah warisan budaya yang terus dilestarikan masyarakat sampai sekarang,” kata Daya Desa, Maria Melania Soi saat dialog di studio Pro 1 Rri Atambua Jumat, 11 September 2026.

Festival Tais Selu Hananu kembali menguatkan pelestarian budaya masyarakat Duarato. Rizqi Nurul Aeni, Fasilitator Pendamping Desa Duarato menjelaskan festival tahun kedua berfokus ekonomi budaya.

Lanjut Rizqi, Program Desa Budaya mendorong desa menjadi jantung kebudayaan masyarakat setempat. Dia menilai living heritage mendukung kesejahteraan masyarakat Duarato.

“Living heritage Duarato tetap berjalan, sehingga kesejahteraan sosial, ekologi, ekonomi tumbuh bersama," ujarnya.

Sedangkan sebagai Daya Warga, Elisabeth Soi Laku mengajak anak muda mengenal budaya melalui pembelajaran. Katanya, Sekolah Tenun menjadi ruang belajar tenun, ukiran, pangan lokal bersama. Kegiatan tersebut berlangsung mingguan dan melibatkan anak-anak serta masyarakat Duarato.

Pada Sekolah tenun, Para mama menjadi pengajar utama dalam pelestarian keterampilan tenun tradisional. Galeri Budaya disiapkan sebagai ruang belajar warisan masyarakat Duarato berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....