Warisan Leluhur Tunbaba: Membaca Bahasa Alam untuk Pertanian Berkelanjutan
- 07 Agt 2026 15:03 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID,Atambua:Tokoh adat masyarakat Tunbaba Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Barnabas Sakunab mengutarakan,rahasia leluhur dalam membaca kearifan lokal berumur ratusan tahun berupa tanda alam untuk keberlanjutan pertanian lahan kering.
"Alam adalah kitab yang hidup. Membaca bahasa alam berarti mengamati perubahan perilaku hewan, tumbuhan, angin,dan bintang untuk mengetahui kapan bumi siap ditanami," tuturnya dalam perbincangan rri.co.id, Rabu 5 Agustus 2026.
| Baca juga: Kananuk Warisan Sastra Lisan Malaka-NTT |
Ia berpendapat, pengetahuan leluhur ini menjadi pemandu utama.Tanda alam tidak pernah berbohong untuk meminimalkan risiko gagal panen di lahan kering yang ekstrem ini.
"Kami mengamati pohon-pohon lokal. Jika pohon tertentu mulai bertunas atau meluruhkan daunnya secara serempak, itu adalah sinyal pergeseran musim," ujar Barnabas.
Selain itu,perilaku hewan,kemunculan jenis burung tertentu atau arah tiupan angin yang berubah menjadi lebih lembap menandakan hujan akan segera turun"Jika tanda-tanda ini muncul, para tetua adat akan berkumpul untuk bersiap memulai tahapan ritual pertanian," katanya.
Tradisi masa lampau justru menjadi panduan atau rambu untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana alam. Pengetahuan leluhur membantu masyarakat memilih jenis tanaman yang tepat dan memahami kapan tanah butuh istirahat.
"Dengan membaca tanda alam, kami tahu jika kemarau akan lebih panjang, sehingga kami beralih ke tanaman yang lebih tahan kering. Pendekatan adat ini sangat efektif, bahkan untuk memulihkan lahan kritis melalui penghijauan berbasis aturan adat yang kami patuhi bersama," ujar Barnabas.
Barnabas menegaskan,Modernisasi itu baik, tetapi jangan sampai merusak fondasi. "Generasi penerus perlu kembali mempelajari tradisi luhur ini. Kearifan lokal adalah kunci pelestarian lingkungan berkelanjutan. Membaca bahasa alam bukan hal mistis, melainkan sains terapan yang berbasis pada pengalaman ratusan tahun hidup selaras dengan alam," ucapnya diakhir perbincangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....