Keteladanan Rasulullah Memperkuat Moderasi Beragama
- 25 Agt 2026 19:01 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Kisah keteladanan Rasulullah SAW selalu menjadi inspirasi utama dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Belu. Masyarakat diajak bertoleransi.
"Rasulullah pernah menyuapi seorang warga Yahudi tua dan buta. Beliau membantu tanpa pernah membedakan latar belakang keyakinan maupun agamanya selama hidup." Demikian disampaikan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Belu, Ustad Ahmad Majdi, S.Sos kepada rri.co.id, Selasa 25 Agustus 2026.
| Baca juga: Pemuda Tetap Obyektif Hindari Provokasi |
Sikap kasih sayang tersebut membuktikan bahwa ajaran Islam membawa kebaikan bagi seluruh umat manusia tanpa kecuali. Perbedaan merupakan sunnatullah.
Prinsip moderasi beragama harus terus dibumikan agar seluruh warga terbiasa hidup berdampingan secara damai. Sikap fanatisme sempit harus dihindari.
"Di hadapan Tuhan derajat kita semua adalah sama. Hal yang membedakan hanyalah karakter serta perilaku kebaikan dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari," kata sosok yang merupakan Tokoh Agama Islam.
Para pemuka agama berkomitmen untuk terus bekerja sama menjaga kedamaian di daerah perbatasan. Hubungan silaturahmi antar warga berjalan sangat harmonis.
Kebiasaan saling menghormati akan menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera. Kebaikan yang ditanam akan membuahkan keberkahan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....