Kehalalan Rezeki Kunci Utama Kedamaian dan Keberkahan

  • 31 Jul 2026 07:54 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Kehalalan rezeki menjadi kunci utama kedamaian hati dan keberkahan keluarga. Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kemenag TTU, Nur Erma, dalam Renungan Religi Pro 2 RRI Atambua.

Nur Erma mengingatkan umat Islam untuk senantiasa mencari rezeki halal. Menurutnya, bekerja bukan sekadar mencari jumlah harta, melainkan mengejar keridaan Allah SWT.

Nur Erma mengutip Surah Al-Baqarah ayat 168 tentang perintah mengonsumsi makanan halal dan baik. "Ayat ini mengajarkan kita bahwa kehalalan rezeki merupakan perintah langsung dari Allah," ucap Nur Erma, Kamis, 30 Juli 2026.

Ia menjelaskan bahwa Allah itu baik dan hanya menerima amal dari sesuatu yang baik. Oleh karena itu, rezeki yang halal akan menjadi bekal amal yang diterima di akhirat.

Dalam kehidupan sehari-hari, rezeki halal dapat diupayakan melalui sikap jujur dan amanah saat bekerja. Nur Erma menekankan pentingnya menjauhi praktik curang seperti pengurangan timbangan, korupsi, serta suap.

Ia memberikan contoh nyata seorang pedagang jujur yang tidak pernah menyembunyikan cacat barang jualannya. "Meskipun keuntungannya tidak sebesar pedagang curang, rezeki yang diperolehnya jauh lebih berkah," katanya.

Melalui keberkahan tersebut, kehidupan keluarga akan menjadi harmonis dan anak-anak dapat tumbuh dengan baik. Keadaan ini menciptakan rasa tenang yang tidak bisa dibeli dengan materi semata.

Nur Erma mengimbau umat agar tidak merasa iri terhadap orang yang kaya dari jalan haram. Harta melimpah yang didapat dengan cara salah tidak akan pernah membawa kebahagiaan sejati.

Sebaliknya, rezeki yang sedikit tetapi halal akan mendatangkan rasa cukup serta ketenteraman jiwa. Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk sebagaimana tertera dalam Surah Hud ayat 6.

Nur Erma mengajak para orang tua untuk mendidik keluarga agar senantiasa mencintai rezeki yang halal. "Mari kita biasakan hidup jujur serta bersyukur atas semua pemberian Allah," ujar Nur Erma.

Ia menutup ceramahnya dengan doa agar Allah melapangkan rezeki dan menjauhkan masyarakat dari hal haram. Harapannya, kesadaran ini membawa kebahagiaan bagi umat di dunia hingga akhirat kelak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....