Komunitas Belu Update Dorong Pemerintah Terapkan Regulasi Sampah di Objek Wisata
- 15 Jun 2026 20:34 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Komunitas Belu Update mendorong Pemerintah Kabupaten Belu untuk menerbitkan regulasi ketat di objek wisata alam. Aturan tersebut dinilai sangat mendesak demi melindungi kelestarian lingkungan dari ancaman sampah plastik.
Usulan kebijakan ini muncul usai pelaksanaan aksi bersih-bersih di Puncak Gunung Lakaan beberapa waktu lalu. Kebersihan spot pariwisata daerah saat ini dinilai masih bergantung pada kesadaran individu pengunjung yang minim.
Ketua Komunitas Belu Update, Francisco Ronaldo, menyarankan pemerintah meniru sistem pemeriksaan barang bawaan luar daerah. Seperti, petugas pos registrasi wajib mendata potensi sampah plastik yang dibawa pendaki sebelum naik.
"Harapan saya terhadap pemerintah kalau bisa di tempat wisata kita harus ada aturan mengikat," kata Francisco saat dikonfirmasi RRI, Jumat, 12 Juni 2026. "Pendaki yang tidak membawa turun sampahnya kembali harus dikenakan sanksi denda yang tegas."
| Baca juga: Kebersihan Wisata Butuh Peran Bersama |

Francisco juga berharap adanya kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan komunitas-komunitas pecinta lingkungan hidup. Sinergi yang kuat akan memperluas jangkauan aksi peduli lingkungan ke seluruh wilayah Belu.
Apresiasi pun berikan Fransisco kepada pemuda lokal dan dinas kebersihan yang terus berupaya menjaga kebersihan. Pemuda setempat bahkan membebaskan biaya parkir bagi relawan sebagai bentuk dukungan aksi sosial.
Fransisco menyebut warga setempat sangat mendukung komunitasnya melakukan kegiatan tersebut. "Saat parkir di area wisata Gunung Lakaan, kami tidak dikenakan biaya parkir," ujarnya.
Penerapan regulasi yang mengikat diharapkan Ronalfo, mampu menciptakan efek jera bagi para pelanggar kebersihan lingkungan. Langkah taktis ini dipercaya dapat menjaga keasrian aset pariwisata Belu sepanjang masa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....