Renungan Islam: Tiga Golongan yang Ditolak Amalnya di Akhirat

  • 30 Mei 2026 18:23 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua — Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belu, Ahmad Muqowim, menyampaikan renungan mendalam mengenai golongan manusia merugi. Beliau menegaskan terdapat tiga kelompok yang amal ibadahnya tidak diterima Allah di akhirat kelak.

Hal tersebut disampaikan Ahmad saat mengisi siaran rohani di Radio Republik Indonesia (RRI) Atambua pada Kamis, 28 Mei 2026. "Ibadah hebat seperti salat dan puasa akan sia-sia jika seseorang masuk kategori tersebut," ucapnya.

Golongan pertama yang disebutkan adalah al-akkun, yaitu anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya. Ahmad menjelaskan bahwa rida Allah sangat bergantung pada rida dan restu dari orang tua.

Bahkan, berkata kasar seperti "ah" sudah mampu mengundang murka Allah subhanahu wa ta'ala (SWT). Azab bagi anak durhaka juga akan disegerakan oleh-Nya semenjak masih hidup di dunia.

Selanjutnya, golongan kedua yang ibadahnya ditolak adalah mannan atau orang yang suka mengungkit kebaikannya. Perilaku tercela ini dapat menghapus pahala sedekah dan merusak keikhlasan di dalam hati.

Ahmad menyarankan agar kita segera melupakan segala kebaikan yang pernah dilakukan kepada orang lain. Sebaliknya, kebaikan orang lain kepada kita harus selalu diingat sampai akhir hayat nanti.

Terakhir, golongan ketiga adalah mukadzibu bil-qadri alias manusia yang gemar mendustakan takdir Allah. Mereka menolak keputusan serta ketetapan yang sesungguhnya telah tertulis di Lauhulmahfudz.

Manusia seharusnyalah bersikap rida dan mengambil pelajaran berharga dari setiap ujian kehidupan yang menimpa. Ahmad mengajak umat Muslim menjauhi ketiga sifat buruk tersebut agar amal ibadah diterima.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....