Membangun Karakter Peduli Lingkungan Mulai dari dalam Keluarga
- 24 Mar 2026 19:05 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Kesadaran dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya bukanlah sebuah kebiasaan yang dapat muncul secara instan. Perilaku positif ini sejatinya harus dipupuk sejak dini melalui unit terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.
Penegasan itu disampaikan Duta Lingkungan Provinsi NTT 2025, Alfaro Nakmofa. Menurutnya lingkungan rumah tangga merupakan sekolah pertama setiap individu untuk membentuk karakter peka terhadap kelestarian alam di sekitarnya.
"Apabila kedisiplinan menjaga kebersihan sudah menjadi standar di dalam rumah, maka nilai-nilai tersebut secara otomatis akan melekat pada diri seseorang," kata Alfaro Nakmofa pada Selasa, 24 Maret 2026. "Karakter yang kuat ini nantinya akan terbawa ke mana pun mereka pergi, baik di lingkungan sekolah, tempat kerja, maupun ruang publik."
Tambahnya, peran orang tua sangat krusial dalam proses transformasi ini. Orang tua tidak hanya bertugas sebagai pengajar, tetapi juga harus menjadi teladan nyata bagi anak-anak mereka.
Tanpa contoh langsung dari orang dewasa di rumah, pesan mengenai kebersihan lingkungan hanya akan menjadi teori tanpa praktik. "Sangat penting bagi orang tua, mengambil peran aktif mengajarkan dan memberi contoh nyata kepada anak-anak sejak usia dini," ujarnya.
"Pendidikan lingkungan di tingkat keluarga akan menciptakan generasi baru," ucapnya. "Yakni generasi yang lebih peka dan bertanggung jawab terhadap kondisi bumi kita di masa depan."
Lanjut Siswa SMAN 5 Kupang itu, menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan merupakan sebuah investasi jangka panjang. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan yang lebih layak huni bagi generasi-generasi mendatang.
Kondisi alam yang asri dan bersih merupakan kunci utama untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Lingkungan yang bebas dari tumpukan sampah liar secara otomatis akan meminimalisir risiko penyebaran kuman penyakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....