Seluruh Wilayah Mahulu Ditargetkan Terealisasi MBG Januari 2027

  • 23 Okt 2025 09:21 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Mahulu: Meskipun belum mendapat kebijakan resmi terkait makan bergisi gratis, pihak sekolah di Kabupaten Mahakampuluh, Kalimantan Timur menyatakan kesiapan untuk melaksanakan program tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kepala SDN 001 Ujoh Bilang, Florentina, yang mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah siap menunggu regulasi prosedur teknis pelaksanaan program pemerintah pusat itu.

Kalau memang ada anggaran dari pemerintah untuk makan bergisi ini, pihaknya siap untuk melaksanakan. Karena memang manfaatnya untuk siswa secara menyeluruh, dari peningkatan nilai gizi, hingga upaya penurunan angka stunting di Kalimantan timur.

“Kami siap melaksanakan MBG. Selain mendukung program pemerintah, juga sebagai manfaat yang baik dari aspek gizi bagi pelajar,” kata Florentina, Kamis (23/10/2025).

Stefanus Madang, Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakampuluh menyebutkan persiapan dana telah dilakukan sebagai bentuk persiapan daerah dalam melukung program nasional. Hanya saja pihaknya belum menerima regulasi dan instruksi langsung dari pemerintah untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Alokasi dana anggaran tak terduga telah disiapkan untuk memastikan program ini bisa segera dijalankan ketika prosedur teknis dari pusat diterima.

“Kita masih menunggu turunan regulasi, tapi alokasi anggaran itu sudah siap sementara ini dari biaya tak terduga daerah. Program ini dirancang untuk memberikan makanan bergisi secara rutin kepada peserta lidik dan masyarakat yang membutuhkan guna mendekat angka gizi buruk dan stunting,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI, Edi Oloan Pasaribu mengatakan, Pemerintah telah menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk mendukung kebijakan ini, yakni sebesar 1,7 triliun rupiah per hari dari APBN. Hal itu dilaksanakan secara bertahap, bahkan nanti pada Januari tahun 2027 mendatang, akan menuju MBG 100% target nasional

“Pemerintah sudah menargetkan bahwa seluruh wilayah di Indonesia akan terealisasi MBG dengan total anggaran 1,7 triliun rupiah per hari,” ucapnya.

Diharapkan implementasi MBG di Mahakam Ulu tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat peran negara dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga pemerataan pembangunan yang telah direncanakan, dapat terealisasi sampai dengan wilayah terluar di kawasan perbatasan Kalimantan Timur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....