Eksotisme Gua Kristal Sapphire Biru dari Tanah Timur
- 25 Jul 2024 09:02 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua : Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan kawasan Indonesia bagian timur yang tidak ada habisnya membuat decak kagum terutama dengan keindahan panorama alamnya yang terkenal ke seluruh penjuru negeri.
Kota Kupang yang merupakan Ibu Kota dari Nusa Tenggara Timur yang tidak saja menjadi wilayah administratif namun juga menyimpan begitu banyak destinasi wisata alam yang menunggu untuk di explore.
Gua Kristal begitu warga setempat dan para wisatawan menyebut salah satu wisata alam dari kota Kupang ini yang seakan langsung memantik rasa penasaran ketika mendengar namanya. Seperti yang tergambar pada namanya daya tarik utama dari tempat wisata ini adalah sebuah kolam pada bagian dalam gua dengan air jernih berwarna biru seperti kristal.
Wisatawan yang hendak berkunjung ke destinasi wisata ini, dapat menggunakan kendaraan motor atau mobil karena akses menuju wisata sudah cukup baik. Gua Kristal berlokasi di Desa Bolok, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur berada di dekat Pelabuhan Bolok berjarak sekitar 17 KM dari pusat kota.
Wisata Gua Kristal dikelola oleh penduduk lokal Desa Bolok dimana setiap harinya dibuka mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WITA. Pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi dapat memarkirkan kendaraannya di sebuah halaman rumah warga.
Sebelum sampai pada lokasi gua pengunjung perlu berjalan menyusuri pekarangan rumah warga sekitar kurang dari 5 menit. Selama perjalanan menuju gua akan ada anak-anak kecil yang berjalan mendampingi seraya bersenda gurau bersama teman-temannya hal ini cukup menarik perhatian para wisatawan yang berkunjung.
Untuk bisa mencapai bagian terbaik dari Gua Kristal wisatawan harus extra hati-hati karena perlu menuruni bebatuan yang cukup licin sekitar 20-25 meter ke bagian dalam dalam gua. Hal yang menarik adalah anak-anak kecil yang sedari awal senantiasa mendampingi terlihat sangat cekatan dalam menuruni gua dan tidak ragu-ragu dalam mengulurkan tangan dan menawarkan bantuan.
Pengunjung cukup membayar tiket masuk dengan tarif Rp. 5000 setiap orang dan apabila hendak berenang pengunjung dikenakan tarif Rp. 10.000 per orang. Namun untuk dapat mendapatkan hasil foto terbaik dan memudahkan pengunjung turun menyusuri bagian dalam gua pengelola wisata menyediakan lampu penerangan yang dapat disewa dengan tarif Rp. 100.000 untuk satu regu wisatawan.
Machrus Ali (26), salah satu wisatawan asal Surabaya kepada rri.co.id Kamis (25/7/2024) menceritakan pengalamannya berpetualang menyusuri keindahan gua.
“Istimewa mungkin itu kata yang dapat menggambarkan perasaan saya saat melihat keindahan yang tersimpan pada bagian dalam gua, bagi saya yang lahir dan sudah terbiasa dengan keramaian di kota besar sangat jarang untuk dapat menikmati keindahan alam. Terlebih lagi saya berkesempatan untuk dapat berenang dan merasakan kesegaran air sebening kristal di dalam sebuah gua itu merupakan pengalaman yang sangat langka”
“wisata alam yang relatif mudah untuk dikunjungi saya berharap wisatawan dapat menjaga kebersihan dan tidak merusak keindahan alam yang ada saat ini sehingga dapat terus terjaga” imbuh Machrus Ali memberikan saran bagi wisatawan yang hendak berlibur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....