Kampung Gedung Batin Way Kanan Siap Bangkitkan Wisata Budaya

  • 15 Agt 2026 09:32 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Kampung Gedung Batin, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, bersiap mengembangkan kembali potensi wisata budaya setelah aktivitas pariwisata sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

Kampung yang berjarak sekitar 22 kilometer dari ibu kota Kabupaten Way Kanan tersebut dikenal memiliki bangunan bersejarah dan rumah adat. Gedung Batin juga telah ditetapkan sebagai Kampung Wisata Lestari sejak 2007.

Penetapan tersebut ditandai dengan tugu berprasasti dari fosil kayu yang telah membatu dan ditandatangani Sekjen Kebudayaan dan Pariwisata pada masa itu.

Kepala Kampung Gedung Batin, Albadi Saputra, mengatakan aktivitas wisata di kampung tersebut sempat berhenti selama pandemi Covid-19.

"Potensi yang dimiliki oleh Kampung Gedung Batin sebagai kampung wisata nasional sangatlah besar. Namun, karena kendala wabah Covid-19, untuk sementara memang belum berjalan kembali," ujar Albadi, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Menurut Albadi, Pemerintah Provinsi Lampung dijadwalkan mengunjungi Kampung Gedung Batin dalam waktu dekat. Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mengembangkan kembali potensi wisata di wilayah tersebut.

"Saya belum bisa memastikan apakah kunjungan itu sekadar kunjungan kerja biasa atau memang ada langkah konkret untuk mengaktifkan kembali kampung wisata ini," ucapnya.

Potensi wisata Gedung Batin juga mendapat perhatian Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim atau Nunik. Ia mendorong pengembangan Gedung Batin sebagai Kampung Wisata Budaya.

Menurut Nunik, pengembangan tersebut dapat menjadi sarana memperkenalkan adat dan budaya Kabupaten Way Kanan kepada wisatawan.

Ia secara khusus menyoroti keberadaan rumah adat yang menjadi salah satu ciri khas Kampung Gedung Batin. Pengelolaan rumah adat dinilai dapat dikembangkan dengan menggabungkan kunjungan wisata dan pertunjukan budaya.

"Keberadaan rumah adat ini sangat perlu dioptimalkan. Akan sangat menarik jika kunjungan ke rumah-rumah adat tersebut di-bundling atau dipadukan langsung dengan pertunjukan atraksi budaya, seperti pementasan tari-tarian tradisional yang dibawakan oleh anak-anak setempat," kata Nunik.

Pengembangan Kampung Gedung Batin diharapkan dapat membuka kembali aktivitas pariwisata sekaligus mendukung pelestarian bangunan bersejarah dan budaya masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....