Warga Kampung Pisang Indah Perbaiki Jembatan Rusak Secara Swadaya

  • 04 Okt 2026 17:51 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Warga Kampung Pisang Indah, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan, memperbaiki secara swadaya jembatan penghubung dengan wilayah OKU Timur, Sumatera Selatan.

Perbaikan dilakukan menggunakan dana patungan warga dan bantuan donatur. Jembatan tersebut menjadi akses penghubung antara Kabupaten Way Kanan, Lampung, dan OKU Timur, Sumatera Selatan. Kondisi jembatan dilaporkan telah lama rusak dan membahayakan pengguna jalan.

Kepala Kampung Pisang Indah, M. Warso mengatakan perbaikan dilakukan atas inisiatif masyarakat setelah jembatan tidak kunjung mendapat penanganan.

"Kami perbaiki dengan dana swadaya masyarakat Kampung Pisang Indah dan juga ada bantuan dari donatur lainnya," jelas M. Warso, Minggu, 4 Oktober 2026.

Ia mengatakan warga sebelumnya telah menyampaikan kondisi jembatan kepada Pemerintah Kabupaten Way Kanan.

"Mengingat jembatan ini sudah lama rusak parah dan tidak ada perhatian dari Pemkab setempat, melalui musyawarah dan inisiatif warga masyarakat Kampung Pisang Indah, dengan dana swadaya masyarakat melakukan perbaikan jembatan tersebut," ujarnya.

Selama proses perbaikan, kendaraan roda empat belum dapat melintasi jembatan tersebut.

"Untuk para pengguna jalan yang melalui akses tersebut, sementara waktu jembatan dalam masa perbaikan, kami mohon maaf bila merasa terganggu dan untuk kendaraan roda empat sementara waktu belum bisa melewati jalan tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Way Kanan Fraksi PKS Sukro Suwaryono mengatakan dirinya telah beberapa kali menyampaikan kondisi jembatan tersebut dalam berbagai forum.

"Sebagai wakil rakyat, di setiap acara selalu saya sampaikan masalah kerusakan jembatan tersebut, sudah kita sampaikan ke Pemkab Way Kanan terkait permintaan warga masyarakat Kampung Pisang Indah untuk perbaikan jembatan tersebut," jelas Sukro.

"Namun sampai saat ini belum ada respon atau perhatian dari Pemkab Way Kanan untuk melakukan perbaikan jembatan tersebut," katanya, menambahkan.

Menurut Sukro, warga sebelumnya juga pernah membuat jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa agar akses tetap dapat dilalui.

"Sampai dengan pohon kelapa yang dipasang di jembatan sudah lapuk, rusak lagi, karena menunggu perbaikan Pemkab Way Kanan yang tak kunjung diperbaiki. Akhirnya dengan penuh rasa kecewa warga masyarakat kampung setempat berinisiatif melakukan perbaikan jembatan tersebut dengan dana swadaya," ujarnya.

Warga berharap pemerintah setempat dapat segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....