Gubernur Mirza: Data Menjadi Pijakan Utama dalam Mengambil Kebijakan

  • 04 Okt 2026 05:56 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya data sebagai pijakan utama pemerintah dalam mengambil kebijakan. Menurutnya, kebijakan tanpa dukungan data yang tepat berisiko tidak sesuai dengan kondisi masyarakat.

“Tanpa data yang tepat, kita akan tertipu dengan rasa,” kata Mirza saat memberikan sambutan pada kegiatan Leaders Talk, BPS di Mata Publik, di Bandar Lampung, Sabtu 3 Oktober 2026.

Dia mengatakan, seorang pemimpin tidak mungkin mengetahui seluruh persoalan masyarakat secara langsung di setiap tempat dan waktu. Karena itu, data diperlukan untuk memahami kondisi daerah secara lebih utuh sebelum menentukan kebijakan.

Menurutnya, kemampuan membaca dan menerjemahkan data menjadi bagian penting dalam proses pengambilan kebijakan. Data tidak cukup hanya disajikan sebagai angka, tetapi perlu dianalisis untuk mengetahui persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Data yang solid dari BPS diberikan kebijakan, maka menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujarnya.

Sebagai contoh, lanjut Mirza, sektor pertanian menjadi salah satu bagian penting dalam perekonomian Lampung. Pemerintah perlu melihat rantai ekonomi komoditas, termasuk pihak yang menghasilkan serta nilai tambah yang diterima petani dan masyarakat desa.

Menurutnya, pendekatan berbasis data juga diperlukan dalam mendorong hilirisasi komoditas. Menurutnya, program tersebut perlu diukur berdasarkan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, pengurangan kemiskinan dan peningkatan nilai tambah.

"Karena itu, setiap program pemerintah perlu diukur dan dievaluasi secara berkala. Data digunakan untuk melihat capaian program sekaligus menjadi dasar melakukan perbaikan apabila hasilnya belum sesuai dengan tujuan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....